20 People From Kupang Regency Took Part in BMI Training


Zonalinenews – Kupang . Tifa NTT foundation together with Kupang Woman Houses provided a training for 20 people of Gugustugas from 10 villages in Kupang regency.

foto bersama

 

Project Office Tifa NTT , John Bria in the opening, on Monday, (11,/11/ 13) at 10.00 am, said that the training was to improve the skills of the Gugustugas in responding various social problems that occurred in the village , particularly related to the issues of Indonesian migrant workers (Buruh Migran Indonesia) of East Nusa Tenggara, particularly in Kupang district. The event was held over three days at the Olive Hotel Kupang

” some groups are still going well just because of the chairman’s figure. Then  if the chairman is passive, then the members would disperse because it is not easy to organize the group member, it takes extra time and also hard work from all of us. For that reason, then the training is given to be as an input of knowledge so everyone could practice his/her knowledge in their own villages , “said John .

Jhon hoped all the participants could be more active, and if there something unclear, then they should ask. The training was as the basic knowledge for the Gugustugas to play its role in giving advocacy in the field later.

While the coordinator of Kupang Woman Houses Institution , Libby Sinlaeloe said that the purpose of this activity is to determine and improve the advocacy strategy . ( * Hayer )

 

Indonesian Version

 

Pelatihan BMI Diikuti 20 Orang Asal Kabupaten Kupang

Zonalinenews – Kupang. Yayasan Tifa NTT bersama lembaga Rumah Perempuan Kupang memberikan pelatihan bagi 20 orang gugustugas dari 10 Desa di Kabupaten Kupang. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan keterampilan para gugustugas  dalam merespon berbagai persoalan sosial yang terjadi di desa, terutama terkait isu buruh migrant Indonesia ( BMI)  wilayah Nusa Tenggara Timur dan khususnya Kabupaten Kupang.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari  di Hotel Olive Kupang. Project Office Tifa NTT, Jhon Bria dalam sembutan pembukaan kegiatan pada Senin 11 November 2013.  Jam 10.00, mengatakan bahwa tujuan kegiatan agar para gugustugas mampu lebih aktif dalam pendampingan bagi buruh Migran di desa.
“Lebih banyak di NTT kelompok berjalan baik karena figure seorang ketua, tetapi kalau ketuanya tidak aktif maka anggota bubar. Karena dalam mengorganisir orang tidak mudah , butuh kerja ekstra dari bapak dan ibu, sebab membutuhkan waktu. Untuk itu proses pelatihan selama tiga hari sebagai masukan dan tambah ilmu untuk kita bisa lakukan di desa masing-masing, ”kata Jhon.

Jhon berharap, dalam pelatihan ini semua peserta bisa lebih  aktif , dan kalau bila terdapat  hal yang kurang jelas tolong ditanyakan.
Karena pelatihan ini merupakan ilmu yang diberikan guna bisa diserap para peserta, karena ini merupakan pengetahuan yang menjadi dasar bagi peran para gugustugas dalam melakukan advokasi di lapangan nantinya.

Sementara koordinator lembaga rumah perempuan kupang, Libby Sinlaeloe mengatakan bahwa adapun tujuan kegiatan ini adalah guna mengetahui dan meningkatkan strategi advokasi. (*Hayer)