Poradasi as The Place for Race Horse Cultivation


Zonalinenews – Oelamasi . A total of 8 people of Breeders and Horse Lovers of Kupang regency met the regent in his office related to Kupang horse livestock cultivation that is currently emerging in Kupang. The delegation led by the Chairman of Kuda Pacu group in Kupang regency, Konstanji Sanbera .

Pacuan Kuda

 

 

At that opportunity, Konstanji conveyed some points to the Regent, Ayub Titu Eki, such their achievement in the horse race tournament of the Regent Cup in 2013 and he also delivered the Cup to the Regent of Kupang.

Konstanji added that, because of public serious maintenance, the racehorse price reaches tens of millions rupiahs, and it succeeded in reducing the levels of horse sales to the outside. But he acknowledges the constraints faced today is the lack of stallion in Kupang regency, so in the future there is needs to supplay the stallion from Sumba , Java, or even from Australia.

As the regent of Kupang, Ayub gave his appreciation for the awareness in maintaining and developing horse farms and also the achievement at the Horse Racing Competition in 2013 which was held in Bau – Bau of Kupang regency. “I thank you and convey greetings to the team and all the elements for the successful achievement,” said Ayub.

Ayub also hoped that, what has been engraved can be maintained and enhanced. He also supported people’s desire to establish Pordasi where it is expected to be able to accommodate all the maintenance and cultivation of horse livestock in Kupang regency. He  hoped,  Pordasi could be managed by those who have ability and good understanding in the development of cattle horses, as well as to embrace all elements of society. The meeting also attended by Head of Tourism of Kupang regency. Drs.Paternus vinsi, M.Si , and head of Animal Husbandry of Kupang, Drh.Yacoba R.B.Ludjuara.(*Paul)

 

Indonesian Version

 

Poradasi Tempat Pengembangan Ternak Kuda Pacu

Zonalinenews-Oelamasi. Sebanyak 8 orang Peternak dan Pecinta Kuda Kabupaten Kupang mendatangi Kantor Bupati Kupang untuk menemui Bupati Kupang terkait pengembangan ternak Kuda yang saat ini mulai berkembang di Kabupaten Kupang. Rombongan dipimpin Ketua kelompok Kuda Pacu Kabupaten Kupang, Konstanji Sanbera.

Pada kesempata itu, Konstanji menyampaikan beberapa point penting kepada Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, antara lain prestasi mereka di ajang lomba Pacuan Kuda pada turnament Bupati Cup tahun 2013, sekaligus menyerahkan Piala Juara lomba Pacuan Kuda turnament Bupati Cup langsung kepada Bupati Kupang.

Konstanji menambahkan, saat ini berkat pemeliharaan serius dari masyarakat, harga kuda pacu mencapai belasan juta rupiah, dan ini berhasil mengurangi tingkat penjualan kuda ke luar. Namun diakuinya kendala yang dihadapi saat ini adalah kurangnya kuda pejantan di Kabupaten Kupang sehingga kedepannya perlu pasokan kuda jantan dari Sumba, Jawa bahkan dari Australia.
Bupati Kupang Ayub Titu Eki mengapresiasi kesadaran masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan peternakan kuda serta prestasi juara umum pada Lomba Pacuan Kuda Bupati Cup tahun 2013 yang diselenggarakan di Bau-Bau Kabupaten Kupang. “Saya ucapkan terima kasih dan sampaikan Salam hormat untuk semua elemen tim yang berhasil mengukir prestasi dan mengharumkan nama kabupaten Kupang lewat perlombaan ini.
Ayub Titu Eki berharap, apa yang telah diukir dapat terus dipertahankan dan semakin ditingkatkan. Terkait dengan keinginan masyarakat untuk membentuk Pordasi, Ayub Titu Eki turut mendukung pembentukan organisasi tersebut, sehingga diharapkan bisa mengakomodir semua pemeliharaan dan pengembangan ternak kuda di kabupaten Kupang.

Ayub pun berharap Pordasi yang akan dibentuk nanti dapat diisi oleh individu yang mempunyai kemampuan dan  pemahaman yang baik dalam pengembangan ternak kuda, serta dapat merangkul semua elemen masyarakat. Hadir pada pertemuan tersebut Kadis Pariwisata Kab. Kupang Drs.Paternus Vinsi,M.Si, dan Kadis Peternakan kab. Kupang Drh.Yacoba R.B.Ludjuara.( * Paul )