SKL difference is a strategy to the success of National Exam


Zonalinenews – Kupang . Provincial Government of East Nusa Tenggara ( NTT ) through the Department of Education of Youth and Sports ( PPO ) in collaboration with the Center for Education ( Puspendik ) in Jakarta held the different competencies of Passed Standard (SKL).

workshop

workshop

 

This was stated by the Head of Department of PPO Drs . Klemens Meba in his workroom on Wednesday, November 13, 2013 at 10:00 am.

“The SKL difference will be seen from the highest difficulty level and as an indicator in the district is the school which many of its students give the wrong answer for the question. It is which must be distinguished.” Said Klemens. He added that his team had just arrived from one of the district in NTT province to see the choosen teachers who have ability as well as quality and quantity to be the informant in doing SKL with a team from Puspendik . ” PPO is preparing  the try out for the coming December,” said Klemens. (Ega)

Indonesian Version

Beda SKL Strategi Sukseskan UN
Zonalinenews-Kupang. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga(PPO) bekerjasama dengan Pusat Pendidikan (Puspendik) Jakarta menggelar beda Standar Kompetesi Lulus (SKL).  Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas PPO Drs. Klemens Meba diruang kerjanya Rabu,13 November 2013 jam 10.00 wita.

Menurut Klemens , beda SKL akan dilihat dari tingkat kesulitan tertinggi dan yang menjadi indikator di Kabupaten adalah pada sekolah yang siswanya banyak  menjawab salah soal, dan hal inilah yang harus dibedakan.

Ia menambahkan, timnya baru tiba  dari salah satu kabupaten di NTT guna meninjau para guru inti yang diambil dari sekolah tertentu yang memiliki nilai tertinggi serta secara kualitas dan kuantitas bisa menjadi nara sumber dalam melakukan beda SKL dan akan dibantu oleh tim dari Puspendik. ” kesiapan Dinas PPO untuk saat ini sudah sampai pada tahap penyusunan soal try out yang akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang, “kata Klemens.(Ega)