13 Karyawan Kupang Beach Datang Mengeluh di DPRD


Media Group : Zonalinenews , Erende Pos – Kupang, Sebanyak 13 orang karyawan Hotel Kupang Beach mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang  menuntut gaji selama satu tahun belum dibayar oleh Koperesi Pegawai Negeri (KPN) Maju Kota Kupang, Rabu 17 Desember 2014, jam 11.30 wita. Kedatangan para karyawan hotel ini di kantor DPRD Kota langsung di sambut oleh Komisi IV DPRD Kota Kupang yang membidangi para tenaga kerja.

Pada kesempatan ini dihadri juga Manejer Hotel Kupang Beach Leo Arkian dan Wakil Ketua Pengurus KPN Maju, Eben Doeka. Dalam pertemuan di Komisi IV dipimpin Sekertaris Komisi IV, Yapi Pingak,   Wakil Ketua Komisi IV, Maurits Kalelena, anggota komisi, Walde Taek, Yuven Tukung, Mel Asanab, Viktor Haning.

Pada kesempatan itu Leo Arakian mengatakan, Kupang Beach Hotel dibuka tahun 2006 dan merupakan salah satu unit usaha dari KPN Maju dengan jumlah karyawan sebanyak 96 orang. “Dalam perjalanan tahun 2009 ada efisiensi sehingga 46 orang karyawan di PHK, “Katanya

Menurutnya, dalam perjalanan ada yang keluar sehingga sampai saat ini tinggal 26 karyawan saja. Dan gaji para karyawan sudah tidak dibayar sejak bulan November 2013 karena perusahaan mengalami kendala dan kalah persaingan. Sehingga, pemasukkan yang ada hanya bisa untuk membayar listrik, pajak, air dan tidak bisa lagi membayar gaji karyawan. Dan ia juga selama ini yang mengelolah hotel tersebut seorang diri.  Pasalnya,  mulai dari perekrutan, administrasi dan mengelolah perusahaan dilakukan dirinya juga.

Kordinator Karyawan hotel Lily Mata pada kesempatan itu mengatakan, sangat kesal dengan Leo Arkian karena sebagai manajer tidak bisa mengambil sikap. Bukan hanya itu selama ini leo hanya bisa janji – janji saja. Tetapi hingga saat ini gaji kami belum di bayer juga. “Selain gaji kita belum dibayar, kita juga di jagi dibawa Upah Minum Provinsi (UMP), hanya sebesar 725 ribu sampai dengan 800 ribu saja. Sementara itu selama kita bekerja, kita ada melakukan penbayaran cicilan Jamsostek, tetapi setelah di cek di Jamsostek dari KPN Maju hanya membayar enam bulan saja. Ini sangat gila, “Ungkapnya.

Lily  juga menyayangkan dengan janji Walikota Kupang yang memberikan waktu satu minggu, tetapi ternyata sampai saat ini belum ada realisasi. Padahal, mereka harus menghadapi hari raya Natal dan anak-anak membutuhkan biaya sekolah.

Eben Doeka yang diberikan kesempatan mengatakan, KPN Maju selama ini mengalami koleps, sehingga banyak persoalan yang dihadapi.
Ia meminta agar Manajer Hotel Kupang Beach segara membuat laporan agar bisa direalisasikan pembayaran.
Yuven Tukung pada kesempatan ini meminta agar manajer tidak perlu memasang dada untuk menyelesaikan sendiri persoalan. Tetapi, menyiapkan data-data administrasi dan laporan yang lengkap kepada pemerintah dalam hal ini KPN Maju sehingga bisa merealisasikn pembayaran gaji.
Setelah melalui diskusi panjang, Komisi IV melalui Sekertaris Komisi, Yapi Pingak, menyampaikan persoalan ini akan dibahas dalam rapat gabungan komisi. (*hayer)