2015 Adalah Tahun Penegakan Disiplin Bagi Pemkot Kupang

Media Group : Zonalinenews, Erende Pos – Kupang,- Tahun 2015 mendatang Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan menetapkan sebagai tahun penegakan  disiplin bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkot Kupang. Pasalnya, ditahun 2014 yang ditetapkan Pemkot Kupang sebagai tahun disiplin bagi PNS Pemkot tidak berhasil. Hal ini disampaikan Walikota Kupang Jonas Salean kepada wartawan di balai kota Kupang usai acara Natal bersama Korpri, TP, Darma Wanita dan Jurnalis tingkat Kota Kupang, Senin 29 Desember 2014 pukul 10.30 wita.

Jonas Salean

Jonas Salean

Menurut Jonas, pada tahun 2014 hanya disiplin, tetapi tidak diikuti dengan tindakan – tindakan pelanggaran, sehingga para Kepala Dinas melakukan kesalahan dibiarkan saja begitu saja, bahkan tidak ada Kepala Dinas yang melakukan kesalahan ditindak lanjuti. “Tahun 2015 mendatang sangat berbeda dengan tahun 2014, karena di tahun 2014 hanya tahun disiplin saja, tetapi di tahun 2015 mendatang akan menjadi tahun penegakan disiplin, “Katanya.

Dikatakan, pemotongan kestra bagi PNS yang tidak masuk kantor atau terlambat di waktu yang lalu tidak berjalan, karena PNS sebagai bawahan dan Kepala Dinas saling melapor. “ Kepala Dinas Pun sering terlambat masuk kantor, dan waktu lalu masih sangat banyak toleransi. Pada tahun 2015 tidak ada lagi toleransi tahun 2015,”tegas Jonas .

Jonas Menegaskan banyak contoh yang harus ditiru dalam maslah disiplin diantaranya pada Kabupaten Maumere, Kabupaten Ende dan Kabupaten Sika yang tidak disiplin di nonjobkan, maka dari itu Pemkot Kupang juga akan melakukan penerapan hal seperti ini karena sudah ada contoh.

Lanjutnya, sudah dua tahun lebih dirinya menjabat namum, masala h kinerja di kota kupang tidak terjadi perubahan . “Kita akan benahi di tahun 2015 mendatang bukan saja bagi PNS yang kecil tepai aturan ini untuk Eselon II bahkan sekda Sekalipun melakukan kesalahan akan ditindak lanjuti, “Tegasnya.

Di tahun 2014 katanya, sudah ada SK Presiden tentang pemecatan kejahatan dalam jabatan yaitu SK pemecatan  untuk mantan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Habner Adi dami bahkan SKnya terhitung sejak tanggal 1 April 2013 lalu adalah pemecatan dengan tidak hormat . SK ini sudah ada tingal yang bersangkuatan di panggil dan diberikan kepada yang bersangkutan. “Kejahatan dalam jabatan itu hukumannya paling berat, dan itu akan pecat secara tidak terhormat, “Tegasnya. (*hayer)