Sameul Kawengian

Diduga Miliaran Rupiah Mengalir Ke Dirumum Polda NTT

Media Group : Zonalinenews, Erende Pos –Kupang,– Kasus penganiayaan terhadap Ismail Paty Sanga, yang melibatkan anggota Satgas Traficcing Polda NTT, Brigpol Rudy Soik mulai terkuak di Pengadilan Negeri (PN) Klas I A Kupang, Senin 15 Deseber 2014 . Hal ini terungkap ketika terdakwa Rudy Soik hendak digiring keluar menuju mobil tahanan Kejari Kupang.

Sameul Kawengian

Sameul Kawengian

 

Rudy Soik terdakwa dalam kasus itu, usai membacakan eksepsinya di hadapan majelis hakim PN Klas I A Kupang mengatakan bahwa dirinya memiliki bukti-bukti yang cukup akurat mengenai dugaan keterlibatan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirumum) Polda NTT, Kombes Pol Sam Kawengian dalam kasus traficcing yang ditangani Polda NTT.

Ditegaskan Rudy, setahu dirinya PT MMP mengucurkan dana sekitar miliaran rupiah untuk Dirumum Polda NTT, Sam Kawengian dalam kasus traficcing yang ditangani Polda NTT. Bukan saja itu, Rudy juga berteriak bahwa sala satu oknum Jendral di Mabes Polri turut terlibat dalam kasus traficcing di Polda NTT.

“Supaya semua tahu kalau PT MMP berikan uang sampai miliaran rupiah untuk Kombes Pol Sam Kawengain dalam kasus traficcing yang ditangani Polda NTT, “ kata Rudy.

Selain itu, sambungnya, dalam kasus ini, pihak Polda NTT berupaya keras untuyk membungkam dirinya dalam pengungkapan kasus traficcing yang di tangani Polda NTT. Miliaran rupiah mengalir ke rekening para pejabat Polda NTT khususnya Dirumum Polda NTT, Kombes Pol Sam Kawengian.

Mengenai aliran dana itu, kata Rudy, dirinya telah memiliki alat bukti berupa buku rekening yang telah dibekukan oleh dirinya. Untuk itu dirinya akan membuka aib ini di hadapan majelis hakim PN Klas I A Kupang.

Menurutnya seluruh dokumen dipalsukan dan kemudian Jumbriah melakuykan transaksi dengan Kombes Pol Sam Kawengian dalam kasus traficiing. Transaksi itu diatur oleh sala satu operator yang ada di Kota Kupang.

“Mereka palsukan dokumen para TKW. Setelah itu ada transaski oleh operator melalui Jumbriah kepada Komebs Pol Sam Kawengian, operatornya saya belum bhisa sebutkan namanya nanti pastis aya sebut kalau pas mau divonis, “ kata Rudy. (*che)