DPRD Kota Kupang Gelar Sidang III

Media Group : Kupang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) gelar pembukaan sidang III Tahun 2014, di gedung DPRD Kota Kupang, Senin 8 Desember 2014, jam 10.30 wita. Pembukaan sidang III DPRD Kota kupang dihadiri  oleh Walikota Kupang Jonas Salean, Sekertaris Daerah (Sekda) Forum koordianasi pimpinan daerah Kota kupang, Ketua Pengadilan Negeri Kelas I A Kupang, pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kota Kupang, dan para undangan lainnya.

Walikota Kupang Jonas Salean dalam sambutannya mengatakan, dengan merujuknya pada keputusan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Kupang nomor 08/Banmus – DPRD/2014 tanggal 14 November 2014 tentang agenda dan jadwal acara sidang III tahun 2014 DPRD Kota, maka pada saat persidangan III tahun 2014 dengan angenda pokok adalah pembahasan nota keuagan belanja atas rancagan peraturan daerah Kota Kupang tentang aggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Kupang anggaran tahun 2015. “Angenda yang menjadi fokus pembahasa pada sidan III ini, maka hakekatnya memiliki makna dan nilai yang sangat strategis karena berkaitan dengan komitmen kita, “Kata Jonas.

Menurutnya, dari perspektif Rencana Pembagunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) tahun 2014 – 2017 adalah merupakan landasan untuk mengimplementasikan semua rencana kerja pemerintah daerah Kota kupang. Masih menurutnya, pada setiap tahun anggaran khususnya dalam tahun anggaran 2015, sehingga arah kebijakan umum anggaran pendapatan dan belanja daerah berlandaskan asa pemanfaatan.

Dia mengatakan, dalam penyelenggaraan pemerintah dan dinamika politik, maka forum persidangan ini hendaknya dimaknai sebagai suatu konversi aspirasi masyarakat menjadi kebijakan publik, karena berkaitan dan bersentuhan langsung dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat, yang fokus penekanannya. “Secara prakmatis pada sejumlah sektor pembagunan, dalam peningkatan efektifitas program – program strategis antara lain di sektor pendidikan, kesehatan dan sektor – sektor lainya demi peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarat di Kota Kupang, “Ungkapnya.

Dia menambahkan, sebagai esekutif dan legislatif yang senantiasa tetap terjaga dalam koridor tugas dan fungsi masing – masing lembaga, sehingga secara efektif telah mendorong terciptanya kesalarasan komunikasi politik yang sehat dan harmonis serta mampu membuktikan kepercayaan, untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera di daerah ini. (*hayer)