DPRD NTT Usulkan Penambahan Anggaran untuk SKPD

KUPANG, MEDIA GROUP – Sebanyak lima komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengusulkan penambahan anggaran untuk membiayai program pada setiap Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi NTT.

Bila bila penambahan tersebut diakumulasi, secara keseluruhan total anggaran yang harus dialokasikan yakni sebesar Rp200 Miliar lebih. Padahal, dana yang tersedia untuk realisasi program di setiap SKPD hanya berjumlah Rp 59 Miliar.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTT, Angelino Da Costa kepada wartawan di gedung DPRD NTT, Jumat (12/12) kemarin mengatakan, usulan dewan di setiap komisi tersebut akan dilihat sesuai skala prioritas.

Semua komisi, kata Angelino, mengusulkan agar anggaran untuk program tahun 2015 di setiap SKPD dinaikkan. Namun, dengan melihat dana yang tersedia hanya Rp 59 Miliar. Maka, kata dia, lima komisi di DPRD NTT, kini tengah melakukan pemerataan anggaran dimaksud, dengan melihat skala priorita dan harus sesuai dengan azas manfaat dan pemerataan.

Hal senada disampaikan anggota Komsi IV DPRD NTT, Victor Lerik. Menurut dia, kini dewan yang masuk dalam badan anggaran tengah membahas peruntukan ketersediaan dana sebesar Rp 59 Miliar. Padahal, kata dia, semua program yang ada di setiap SKPD yang diusulkan di setiap komisi, jumlahnya telah mencapai Rp 200 Miliar.

Ia menyebut, Rp59 miliar itu, kini dipergunjingkan di Banggar. Hal ini juga yang menurutnya, menimbulkan dewan membentuk tim perumus badan anggaran agar membahas anggaran tersebut.

“Jadi tim perumus banggar dibentuk, salah satunya untuk membahas peruntukan dana sebesar Rp 59 miliar. Karena yang diusulkan dalam program mencapai Rp 200 juta,” bebernya.

Sehingga, kata dia, akan dilakukan skala prioritas terhadap program di setiap komisi sesuai dengan kebutuhan utama SKPD masing-masing. Terkait dengan program yang tidak mendapatkan kucuran dana, lanjut Viktor, akan akan ditargetkan pada tahun 2016 mendatang.(rfl)