Haleluyah Dance Kreatifitas Pelayanan Anak Muda

Media Group : Zonalinenews,Erende Pos- Kupang,-Hallelujah Dance merupakan sebuah kreativitas anak-anak muda yang berjemaat di Gereja Bet El Indonesia (GBI) Victory Life Ministry Kupang yang terbentuk sejak tahun 2005 lalu.
Para personilnya merupakan kumpulan anak-anak muda yang memiliki bakat dan kemampuan dalam bidang seni musik dan tarian, yang dipadukan dalam sebuah drama musikal yang lebih modern.

Personil haleluya Dance

Personil haleluya Dance

 
Kelompok dance yang dipelopori oleh Joshua Koten mendapat respon yang sangat positif dari para jemaat, terutama para kaum muda yang rindu terlibat dalam pelayanan.
Pada awalnya hanya sebatas tampil pada acara-acara gerejawi saja, untuk sekedar menghibur dan memberkati jemaat. Namun seiring berjalannya waktu, pada tanggal 22 Mei 2009 lalu, untuk pertama kalinya Haleluya Dance memberanikan diri untuk tampil dalam Electro Dance Competition.
Dance yang digawangi oleh Fadly Lado dan Victor Benu memberanikan diri untuk tampil dalam berbagai ajang dance yang diselenggarakan oleh berbagai instansi.
“Kami memberanikan diri untuk tampil di ajang kompetisi luar gereja karena kami berpikir bahwa selama ini kehadiran Haleluya Dance telah banyak memberkati jemaat, maka inilh waktunya untuk kami dapat memberkati orang-orang yang ada di luar sana,” jelas Fadly Lado.
Selanjutnya, Haleluya Dance menunjukkan kebolehannya pada Esia Star Light Competition pada 2010 lalu, dimana Haleluya Dance harus bersaing dengan 9 kontestan lainnya dalam ajang tersebut.
Dalam kompetisi yang lain, Haleluya Dance masuk dalam enam besar pada Gatsby Dance Competition pada 2014.
Dia menambahkan, Haleluya Dance berlatih setiap 2 kali seminggu pada setiap Senin dan Kamis, dan khusus bagi anak-anak akan diberikan secara gratis.
Keanggotaan sekarang telah mencapai sekitar 40 orang, namun yang personil tetap yang selalu tampil dalam setiap kegiatan dance sebanyak 12 orang saja.
Salah satu anggota Haleluya Dance, jovie Nguru mengatakan bahwa dalam menyambut natal dan tahun baru ini, banyak job luar yang telah menantikan penampilan mereka. “banyak gereja yang meminta kami untuk mengisi acara dalam perayaan natal.
“Bahkan pada tanggal 4 Januari 2015 mendatang, kami akan mengisi acara Ibadah Awal Tahun dari GBI Victory Life Ministry di Grand Mutiara Ball Room,” jelasnya.

Dukungan gereja

Pdt John Fangidae sebagai pimpinan Gembala Sidang GBI Victory Life Ministry sangat mendukung keberadaan anak-anak muda di dalam jemaatnya yang tergabung dalam Haleluya Dance.
“Sebagai pemimpin jemaat, saya sangat mendukung penuh setiap kreativitas para anak muda, terlebih harus mengutamakan pelayanan. Semuanya harus sesuai dengan jalur Firman Tuhan,” jelasnya.
Dia mengakui berbagai kendala yang dihadapi oleh Haleluya Dance, terutama dalam hal biaya, namun hal tersebut bukanlah sebuah penghalang untuk maju.
“Saya selalu mengajarkan setiap orang-orang muda untuk selalu bersyukur dengan apa yang ada padanya, karena berkat Tuhan akan selalu lebih dari cukup,” jelasnya.

Terutama dalam merayakan Natal dan Tahun Baru, Pdt John Fangidae meminta kepada jemaat untuk merefleksi diri, terutama mengevaluasi kehidupan selama setahun berjalan ini.
“Banyak hal yang telah dilalui oleh setiap jemaat selama satu tahun ini, baik suka, maupun duka, namun satu hal yang pasti bahwa kasih setia Tuhan tidak akan pernah beranjak dari kehidupan kita,” jelasnya.
berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama perayaan natal hingga tahun baru mendatang diantaranya kebaktian natal jemaat pada 25 Desember, Natal Anak Sekolah Minggu, Natal Pemuda, Ibadah tutup tahun (31 Desember) serta ibadah awal tahun (1 Januari 2015). (*free)