Hari Ini Rony Anggrek Dipanggil Kejati NTT

KUPANG, MEDIA GROUP – Rony Anggrek selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan rumah bagi masyarakat berpengahasilan rendah (MBR) di Kabupaten Alor, Senin (8/12) akan dipanggil tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

Kasi penkum dan Humas Kejati NTT, Ridwan Angsar, SH kepada wartawan, Minggu (7/12) mengatakan sesuai rencana tim penyidik Kejati NTT, akan memanggil Rony Anggrek pada, Senin (7/12) untuk dilakukan pelimpahan tahap dua.

Pelimpahan tahap dua ini, kata Ridwan, dari tangan tim penyidik Kejati NTT ke tangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kalabahi Kabupaten Alor.

“Sesuai rencana Rony Anggrek tersangka dalam kasus MBR di kabupaten Alor akan dilakukan tahap dua dari tangan penyidik ke tangan JPU Kejari Kalabahi Kabupaten Alor, “ kata Ridwan.

Ketika ditanya apakah ketika dilakukan tahap dua dari tangan penyidik ke tangan JPU Kejari Kalabahi Kabupaten Alor, tersangka masih dalam kondisi sakit, Ridwan menjelaskan soal kondisi tersangka akan dilihat saat  tersangka mendatangani Kejati NTT.

Sebelumnya diberitakan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menunda penyerahan tahap dua atau pelimpahan tersangka Rony Anggrek ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kalabahi.

Rony Anggrek adalah salah satu tersangka kasus proyek pembangunan rumah bagi masyarakat berpengahasilan rendah (MBR) di Kabupaten Alor.

Tersangka Rony Anggrek belum dilakukan pelimpahan tahap dua karena yang bersangkutan masih sakit. Saat ini yang bersangkutan masih melakukan kontrol di Surabaya.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, John W Purba, S.H,M.H yang dikofirmasi melalui Kasi Penkum dan Humas, Ridwan Angsar, S.H usai pelimpahan tahap dua Seface Penlaana, Johny Kainde dan Edy Kusuma mengatakan, penyerahan tersangka dilakukan setelah penuntut umum mengatakan berkas perkara lengkap atau P21.

“Penyerahan tahap dua diserahkan adalah BAP dan juga tersangka. Kami serahkan ke Kejari Kalabahi dengan pertimbangan bahwa lokus perbuatan pidana ada di Alor sehingga otomatis dilimpahkan ke Kejari Alor,” kata Ridwan.

Tentang BAP dan tersangka Rony Anggrek, Ridwan mengatakan, tersangka Rony Anggrek juga dalam waktu dekat akan dilakukan penyerahan tahap dua. Saat ini tersangka masih dalam kondisi sakit sehingga belum bisa dilakukan pelimpahan. (che)