Masyarakat Kecamatan Fatuleu Baru Merasa Merdeka

Media Group : Zonalinenews, Erende Pos- Oelamasi,- Tim Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kungker  Komisi V ke NTT dipimpin oleh ketua tim Fary Djemy Francis dari Partai Gerindra, dan di ikuti anggota tim dari partai PDI P.  Sadarestuwati, partai PDI P. Sukur H. Nababan, partai Gerindra. H. Moh. Nizar Zahro, partai Gerindra. Ade Rezki Pratama, partai Demokrat. H. Umar Arsal, PAN. H. Syahrulan Pua Sawa, partai PKB. Peggi Patricia Pattipi, PKS. Sigit Sosiantomi, PPP. Epyardi Asda, Nasdem. H. Soehartono, dan kunjungan Komisi V ke Kabupaten Kupang juga di dampingi oleh Bupati Kupang Ayub Titu Eki, Wakil Bupati Kupang Korinus Masneno, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang,Sekda Kabupaten Kupang, Jery Manafe, dan Kepala Dinas PU Kabupaten serta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang, Sabtu 13 Desember 2014.

Kunjungan DPR RI Komisi V ke Kabupaten Kupang

Kunjungan DPR RI Komisi V ke Kabupaten Kupang

Ketua Tim Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis dalam jumpa pers di restoran Nelayan Kupang  mengatakan, tujuan Kunker Komisi V kali ini di NTT ini adalah terkait dengan dua isu spasifik yang  strategis, berkaitan kesehatan infakstruktur dalam rangka hari raya natal dan tahun baru. “Kita sudah melakukan kunjugan ke Bandara, Pelabuhan untuk melihat agar pelayanan pada saat hari raya natal dan tahun baru bisa lebih baik dari tahun – tahun sebelumnya, “Katanya. Selain lanjutnya, berkunjung ke pelabuhan, dan bandara yang ada di Kota Kupang. Tim Komisi V juga melakukan kunjungan ke pembagunan jalan Poros Tengah di Desa Nunsaen, Kecamatan Fatuleu dan Pekerjaan pembangunan Bendungan Raknamo di Desa Raknamo Kupang Timur Kabupaten Kupang yang akan di lakukan pekerjaanya pada tahun 2015 mendatang. “Adanya pembanguna jalan Poros Tengah sepanjang 20 KM dengan dana sebesar 70 milyar  ini sangat diterima baik oleh masyarakat dua desa di Kecamatan Fatuleu ini dan masyarakat sendiri dengan adanya pembagunan jalan Poros Tengah ini masyarakat baru  merasakan merdeka, karena selama ini, masyarakat sekitar sangat kesulitan dengan infakstruktur jalan Poros Tengah yang tidak layak ini, “Unkapnya.

Dia mengatakan, Komisi V bersama Kementrian PU dan Kementrian Perhubungan akan mendorong dan menindak lanjuti lagi pembangunan jalan Poros Tengah sehingga pembanguan jalan poros tengah bisa berlanjut, dan pada tahun 2015 mendatang pada titik awal di jalan Lili akan dibangun jembatan penghunbung anara jalan Lili dan jalan Poros Tengah sehingga jalan Poros Tengah bisa dirasakan dari titi awal hingga ritik akhir pembagunan jalan Poros Tengah oleh masyarakat. “Untuk jalan Poros Tengah sendiri dari Komisi V sudah memikirkan untuk memperlebar lagi jalan tersebut karena jalan ini bukan untuk digunakan dalam satu dua tahun, tetapi untuk jangka wwaktu yang lama, maka dari itu niat komisi lima lebar jalam poros tengah bukan hanya empat meter saja tetapi lebih lebar lagi, “Ujarnya.

Sedangkan untuk pembaguanan Bendungan Raknamo sendiri katanya,  yang akan di bagun tahun 2015 untuk kebutuhan mendasar air bersih di Kabupaten Kupang ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Kupang untuk mengembangkan lahan pertanian masyarakat sendiri.

ia berharap pembungunan Bendungan Raknamo yang direncanakan dibagun secara Multi playear dalam jangka waktu lima tahun harus diselesaikan, tetapi penyelasaiannya akan  di persikat menjadi  tiga tahun sehingga  lebih dirasakan oleh masyarakat dan ada kesejahteraan juga untuk masyarakat Kabupaten Kupang. “Kunci dari kunjungan kami di Kabupaten ini adalah program – program yang sudah kita dorong ini bukan hanya bisa membagun tetapi bisa bermanfaat langsung  untuk masyarakat Kabupaten Kupang, “tegasnya.

Sementara itu Bupati Kupang Ayub Titu Eki, sangat berterima kasih dengan program – program Komisi V yang sudah di dorong ke Kabupaten Kupang sehingga masyarakat Kabupaten Kupang sendiri bisa lebih sejahtera dan ia meminta kepada Komisi V agar pembagunan Bendungan Raknamo harus bisa dijadikan juga sebagai tempat pariwisata sehingga masyarakat setempat bisa merasakan adanya peningkatan perekonomian yang lebih baik dari pada sebelumnya. “Saya berharap pembangunan Bendungan Raknamo ini bisa dijadikan sebagai tempat pariwisata sehingga bisa merubah perekonomian masyarakat Kabupaten Kupung, “Katanya.

Sementara itu anggota tim Komisi V Sosyantomo dari PKS, sangat tidak setuju dengan adanya pembagunan Bendungan Raknamo yang mengunakan sistem Multiyear. “Saya sangat tidak setuju dengan sistem multiyear karena sistem multiyear itu adalah pemborosan uang negara dan dengan sistem multiyear semakin bamyak biaya yang akan dikeluarkan dan, biaya sendiri bisa menjadi pembengkakan biaya. Dan sistem multi year ini sangat tidak dirasakan langsung  oleh masyarakat. (*hayer)