Astri Tungaray

Merasa Difitnah Astri Tungaray Lapor Polisi

Media Group : Zonalinenews, Erende Pos –Kupang,- Kristina Astri Tungaray Jumat 18 Desember 2014 Melaporkan dua wanita asal Larantuka Rosnawati HM dan Sitti Hajar ke Polres Flores Timur karena diduga melakukan pencemaran dan pemfitnaan terhadap dirinya . Kedua wanita dalam laporan Astrid dengan nomor laporan polisi STPL /26/XII/2014/Res Flotim. Pada laporan Astri menyebutkan kedua diduga menyangkal terhadap Kasus yg terjadi antara mereka dengan Yandri De ornay mantan kepala Cabang bank NTT Larantuka, padahal secara fakta dan sesuai kronologis laporan dibuat sendiri oleh kedua wanita dengan tulisan tangan sendiri dan ditandatangani keduanya. Dan yang bersangkutan menyerahakan berkas kepada Badan Pemeriksa Internal Bank NTT Larantuka tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Astri Tungaray

Astri Tungaray

 

Kristina Astri Tungaray ketika dikonfermasi Minggu 28 Desember 2014 pukul 18.00,membenarkan dirinya telah melaporkan persoalan ini ke Polres Flotim beberapa hari yang lalu. Laporan dibuat karena dirinya kesal terhadap stetmen yang dikeluarkan Rosnawati HM dan Sitti Hajar ke media yang menyatakan diduga adanya permainan dalam kasusnya ini dan kedua akan membongkar permaian ini.

Dikatakan Astri , setelah terjadi kesepakatan damai kedua wanita ini dan pak yandri dengan antaran denda adat , lalu keduanya berbalik menunding dan menduga saya yang melakukan pembohongan, padahal keduanya sendiri yang membuat surat pengaduan peristiwa pelecehan seksual yang diduga dilakukan Yandri De Orany ke Dirut Bank NTT.

Ia menambahkan, stetmen Rosnawati HM dan Sitti Hajar bahwa dirinya CS di media yang menjebak ke dua wanita ini serta membantah dilecehkan oleh pak Yandri , padahal mereka sendiri yg menceritakan melalui surat ke Dirut Bank NTT perihal pelecehan terhadap mereka tidak ada jebak menjebak dalam masalah ini,karena tidak ada untung dan ruginya buat dirinya dalam masalah keduanya.

Astri mengatakan kedua wanita ini megaku bahwa Astri CS memperalat kedua adalah tidak benar karena kasus ini murni kasus pribadi masing-masing tidak ada unsur saling memperalat, karena saling bercurhat tentang masalah masing-masing , maka pihaknya bersepakat untuk melaporkan maslah ini ke Dirut Utama Bank NTT di Kupang. “Saya meresa dicemarkan nama baik saya oleh kedua wanita ini dalam kasus pelecehan yang diduga dialami keduanya , saya ingin kedua ibu ini bertanggung jawab dengan stetmen yang dbuat dimedia,” ungkapnya kesal.

Lanjutnya, pada steteman yang dibuat ibu Rosnawati harus dijelaskan yang dimaksud Astri CS itu siapa-siapa dan keduanya juga harus menjelaskan pembohongan yang mana dan jebakan yang mana dalam kasus pelecehan yg mereka alami . “Saya tidak punya andil apa-apa dalam penulisan surat pengaduan mereka ke dirut Bank NTT tentang pelecehan yang dialami keduanya, itu murni keinginan mereka sendiri waktu itu , jadi Saya tidak terima stetmen yang mereka buat itu fitnah dan pencemaran nama baik buat saya,”tegas Asti. (*tim)