Dirut PDAM Tirta Lontar Yohanis Oetemoseo

PDAM Tirta Lontar Akan Bangun Pengelolaan Air Laut menjadi Air Tawar

Media : Zonalinenews, Erende Pos-Kupang,- Untuk mengatasi krisis air bersih di Kupang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lontar (kabupaten Kupang ) akan bangun pengelolaan air laut menjadi air tawar di Bolok Kabupaten Kupang. Pembangunan pengolaan air bersih ini bekerjasama PDAM Tirta Lontar   dan PDAM Badung serta Pemerintah Denmark yang dikerjakan pihak ketiga PT Sebara Bali Utama. Demikian disampaikan Direktur PDAM Tirta Lontar , Yohannes Oetemosoe SE di ruang kerjanya Sabtu 13 Desember 2014.

Dirut PDAM Tirta Lontar Yohanis Oetemoseo

Dirut PDAM Tirta Lontar Yohanis Oetemoseo

 

Dikatakanya, PDAM Tirta Lontar dan Pemerintah Kabupaten Kupang hanya menyiapkan lokasi pembangunan serta pembebasan lahan di dekat pelabuhan Bolok, selanjutnya pengerjaan fisik akan dikerjakan oleh PT Sebara Bali Utama dengan direktur Utam I Gede Putra Yasa serta biaya akan di tanggung Pemerintah Denmark dan PDAM Bandung. “ Diperkirakan anggaran pembangunan pengolaan air laut menjadi air tawar sebasar 150 Milliar Rupiah, pihakanya hanya menyedikan lokasi “Jelas Yohanes.

Menurutnya , Pembangunan pengelolaan air laut menjadi air tawar ini akan dikerjakan tahun 2015 mendatang dan rencananya sebelum tanggal 25 Desember 2014 dirinya dan Bupati Kupang , Ayub Titu Eki akan ke Bali dan untuk menandatangi kontrak kerjasama dengan PT Sebara Bali Utama dan PDAM Badung serta Pemerintah Denmark terkait proyek pembangunan Pengelolaan air laut menjadi air tawar.

Ia menjelaskan, Kapasitas pengolaan air laut ini   150 liter perdetik diharapkan bisa mengatasi krisis air bersih di kupang terutama air akan disuplai ke ASDP Bolok dan Pelindo Kupang untuk kebutuhan air bersih bagi kapal–yang bersandar di pelabuhan Tenau Kupang , dan untuk perumahan Imperial Word serta beberapa perumahan yang berada di wilayah Tenau dan bolok dan diupayakan juga melayani kebutuhan air bersih bagi warga sekitarnya.

Pembangunan pengolaan air laut menjadi air tawar ini jelas Yohannes karena dirinya tertarik dengan PDAM Bandung Bali yang selama ini bisa mengelola air laut menjadi air tawar dan mampu melayani kebutuhan air bersih bagi hotel-hotel besar di bali serta bandara Ngurah Rai dengan mengandalkan olahan air laut menjadi air tawar. PDAM badung merupakan PDAM terbaik ke 2 di Indonesia dan merupakan salah satu PDAM pengelolaan Air laut menjadi air tawar di Indonesia. “Saya tertarik dan studi ke sana dan terjalin hubungan baik dengan dirut PDAM Bandung akhirnya saya juga di tawari kerjasama untuk membuat pengolaan air laut menjadi air tawar. Bukan pengolaan air saja , dari olahan tersebut juga bisa kita dapatkan garam sehingga peluang mendirikan pabrik garam juga bisa. Ini ada peluang makanya peluang ini saya ambil,”jelasnya. (*rusdy)