pengerjaan perbaikan atap  di gedung DPRD Kota Kupang, Oleh CV koral

Pekerjaan Yang Dilakukan CV Koral Ceroboh

Media Group : Zonalinenews, Erende Pos – Kupang,- Pekerjan Atap gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang yang dikerjakan CV. Koral dinilai sangat ceroboh. Pasalnya, Pekerjaan material atap (seng ) tidak ditaruh dengan baik, dan dibiarkan begitu saja diatas atap. sehingga seng tersebut ditiup anggin dan terjahuh kebawa hampir mengenai salah satu mobil Dinas anggota Dewa Kota Kupang yang parkir di parkiran. Bukan hany itu kejaidan seng terhembus angin dan hampir mengenai salah satu reporter media harian Timor Expres (Timex)  FT saat melintasi areal tersebut mengunakan sepeda motor.

pengerjaan perbaikan atap  di gedung DPRD Kota Kupang, Oleh CV koral

pengerjaan perbaikan atap di gedung DPRD Kota Kupang, Oleh CV koral

 

Atas peristiwa tersebut Anggota DPRD Yapi Pingak kepada wartawan usai kejadian di pelataran gedung DPRD Kota Kupang, Kamis 18 Desember 2014, jam 13.30 wita, Menilai kontraktor yang mengerjakan proyek dinilai cereboh.

Pasalanya kejadian ini sangat beruntung saja tidak mengenai reporter timex yang  melintasi areal tersebut, dan jelang menit baru material seng jatuh dari lintasan yang dilalui.

Masih menurutnya, ia sangat menyesal dengan Kejadian tadi. “Sangat beruntung pada saat seng jatuh dari atas tidak mengenai orang di bawa sehingga menjadi korban. Dan seharusnya pekerjaan ini dilakukan dengan penuh pengawasan karena di area gedung Dewan ini setiap harinya banyak aktifitas sehingga hal – hal yang kita tidak inginkan yang bisa mencederai orang lain tidak terjadi, “Paparnya.

Dia mengatakan, kejadian tadi kalau ada korban itu akan menjadi masalah yang sangat besar, karena bila seng itu mengenai korban sudah pasti korban mengalami luka sobekannya. “Saya lihat pekerjaan lagi dilaksanaan ini memang tingkat pengawasan dari kontraktornya tidak ada.

Mereka hanya membiarkan para pekerja yang mengerjakan sendiri sehingga, para pekerja juga kerja semau – maunya saya. Ini sama saja dengan kontraktor itu lepas tangung jawab kepada pekerja, ketika ada sudah terjadi masalah besar baru bingung sendiri, “Ungkap anggota DPRD Kota Kupang dua priode itu. (*hayer)