Pemkab Rote NDao Diminta Beri Perhatian Serius Masalah Drainase

Media Group : Zonalinenews,Erende Pos- BA’A, – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao diminta untuk memperhatikan sistem drainase dalam wilayah Kota Ba’a pasalnya setiap musim penghujan Kelurahan Metina dan Namodale selalu menjalani langganan banjir bercampur material lumpur yang meluap akibat drainase tersumbat.

Demikian diungkapkan anggota DPRD Rote Ndao Anwar Kiah saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan pemerintah akhir pekan lalu.

Menurut Anwar, selain masalah drainase yang buruk, pemerintah juga perlu memperhatikan ruas jalan Letelangga yang mengalami penurunan dan menimbulkan ketidaknyaman saat dilintasi kendaraan.

“ruas jalan Letelangga merupakan jalur utama menghubungkan Kota Ba’a dan daerah bagian barat Rote Ndao sehingga perlu diperhatikan,” ujar Anwar.

Lanjut Anwar, dalam rangka mengantisipasi kemungkinan ambrolnya ruas jalan Letelangga maka pemerintah diminta memperbaiki ruas jalan Puskesmas Oelunggu.

“Ruas jalan Puskesmas Oelunggu merupakan jalan alternatif jika sewaktu-waktu ruas jalan Letelangga putus maka bisa digunakan oleh warga karena itu perlu anggaran untuk perbaikan,” ujar Anwar.

Asisten II Rote Ndao Nel Nunuhitu mengatakan apa yang disampaikan DPRD menjadi catatan penting bagi pemerintah Kota Kupang.

Dimana untuk masalah drainase dalam wilayah Kota Ba’a memang perlu dilakukan penataan namun demikian penataannya harus sinergi dengan tata ruang sehingga perlu dilakukan penyesuaian dan menjadi  prioritas pemerintah.

“Sedih melihat jika kondisi Kota Ba’a penuh dengan sampah saat musim penghujan,” ujar Nel.

Untuk perbaikan ruas jalan menuju Puskesmas Oelunggu maka pada  TA 2015 sudah dianggarkan oleh pemerintah. Kepala Dinas PU Rote Ndao Dominggus Modok menambahkan untuk masalah drainase di seluruh wilayah Kota Ba’a maka membutuhkan anggaran yang cukup besar dan rencananya mau diusulkan TA 2015.

Sebelumnya diberitakan saat hujan mengguyur Kota Ba’a selama kurang lebih satu jam pada pekan kemarin area pertokoan di jalan Pabean Ba’a kebanjiran setinggi lutut orang dewasa.

Akibat barang jualan milik warga yang berjualan di area pertokoan jalan Pabean Ba’a terendam banjir.
Banjir yang terjadi dalam wilayah Kota Ba’a disebabkan buruknya drainase dan sumbatan material pada sejumlah drainase.(*eno)