Pemkab TTU Sertakan Rp25 M Ke Bank NTT

Media Group : Zonalinenews,erend Pos -KEFAMENANU, – Dalam Tahun Anggaran 2015, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) akan menyertakan modal Rp25 miliar ke Bank Nusa Tenggara Timur.

Hal itu terungkap saat digelar paripurna penetapan APBD TTU tahun 2015 yang berlangsung di gedung DPRD TTU, belum lama ini.

Dalam paripurna tersebut dibahas soal penetapan Perda APBD Kabupaten TTU TA.2015 dan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang penyertaan modal sebesar Rp 26 Miliard ke Bank NTT Cabang Kefamenanu.

Terhadap persoalan itu, Direktur Lakmas NTT, Viktor E. Manbait kepada wartawan , Jumat 19 Desember 2014 menilai langkah DPRD TTU yang menyetujui dana penyertaan modal ke bank NTT di TA.2015 mendatang merugikan daerah dan masyarakat TTU.

“Ya PAD TTU sejak sepuluh tahun terakhir di bawah R20 milyar. Sementara tiga tahun terakhir SILPA kita diatas Rp50 miliar bahkan 2014 mencapai Rp121 miliar ,”ungkapnya.

Menurutnya, dana Silpa yang terus membengkak setiap tahun anggaran menunjukan Pemkab TTU tidak mampu melaksanakan program yang dirancang.

“Program yang dirancang itu adalah program pembangunan untuk masayarakat yang dapat langsung dinikmati masyarakat dan bukan untuk diinvestasi seperti yang terjadi saat ini,”ujarnya.

Manbait mengatakan, penyertaan modal layak dilakukan untuk daerah yang sudah makmur kebutuhan rakyatnya, baik itu pelayanan pendidikan, kesehatan dan ekonominya dan bukan seperti terjadi di TTU.

“Kita heran daerahnya miskin koq uang dari pusat untuk membangun daerah dan rakyat tapi justru ditabung untuk dinikmati segelinitir orang saja,”ujarnya.

Ia kuatirkan, penyertaan modal tersebut dilakukan hanya untuk cuci tangan Pemerintah Daerah untuk “menabung” dana dari Silpa, terbukti untuk tahun sebelumnya juga sama terjadi serupa untuk antisipasi tahun depan silpanya tidak berjuta milyard lagi karena mereka sendiri ragu kalau program yg dirancang bisa dilaksankan.

“Saya berkesimpulan begini hak rakyat yang didapat dari pusat dirampok Pemda dengan pola penyertaan modal ini,”tandasnya.

Sementara Wakil Ketua I DPRD TTU, Amandus Nahas di tempat terpisah menjelaskan, penyertaan modal terhadap Bank NTT Cabang Kefamenanu, dilakukan melalui  pembahasan yang cukup alot sehingga disepakati untuk investasi melalui salah satu BUMD.

“Ya mana yang lebih efektif lebih baik investasi sehingga bisa untuk menambah PAD. Dari pada hanya parkir saja di Kas Daerah tanpa bunga, hasilnya kan terbukti tahun kemarin itu sama banyak Silpanya,”tandas Nahas.(*joe)