Pemprov NTT ‘Obrak-Abrik’ Lokasi Pengembangan Ternak Raknamo

KUPANG, MEDIA GROUP – Sejumlah warga di Desa Raknamo Kabupaten Kupang sesalkan ulah pihak Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur yang terkesan merusaki lokasi pengembangan ternak di desa itu.

Hal ini diungkapkan sejumlah warga asal Desa Raknamo kepada wartawan di Raknamo, Sabtu (13/12) petang.

Imanuel, salah seorang warga di desa tersebut mengungkapkan, di desa tersebut terdapat areal seluas 30 hektaare untuk pengembangan ternak yang letaknya bersebelahan dengan lokasi pembangunan bendungan Raknamo.

Ia menyayangkan, Pemerintah Provinsi NTT menggusur lokasi itu untuk pembangunan jalan menuju lokasi bendungan Raknamo. Pada hal kata dia, masih ada lokasi lain yang bisa digunakan sebagai akses menuju lokasi pembangunan bendungan.

“Lokasi yang dipersiapkan untuk pengembangan ternak ini sudah dipagar,”katanya.

Dengan pembangunan jalan di tengah areal itu kata Imanuel, selain menghabiskan anggaran juga dikuatirkannya akan berdampak pada peternakan kedepannya.

“Pembangunan ini tentunya akan berdampak pada anggaran karena setelah pembukaan ruas jalan ini maka harus ada anggaran lagi untuk pembuatan pagar baru. Sebenarnya masih ada lokasi lain yang bisa dibangun akses jalan,”ungkapnya.

Pemprov NTT melalui Dinas Pekerjaan Umum supaya mempertimbangkan kembali pembukaan ruas jalan di tengah lokasi pengembangan itu.

Sementara itu Kepala Dinas PU Provinsi NTT, Andre Koreh hingga berita ini diturunkan belum berhasil diubungi wartawan.(vlm)