PKB Kota Kupang Refleksi Akhir Tahun 2014

Media Group : Zonalinenews, Erende Pos –Kupang,– Memasuki Tahun baru, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota kupang melaksanakan kegiatan refleksi akhir tahun tentang pembangunan sosial dan ekonomi di Kantor Sekertariat DPC PKB di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Sabtu 27 Desember 2014. Selain membahas tentang masalah sosial dan ekonomi, dalam kegiatan tersebut juga membahas tentang dunia pendidikan di Kota Kupang.

Daniel Huerk Pantau kondisi pengerjan proyek yang belum selesai di depan Hotel Romyta kelurahan Oebufu. akibat hujan deras dan proyek belum selasi rumah warga tergenang air

Daniel Huerk Pantau kondisi pengerjan proyek yang belum selesai di depan Hotel Romyta kelurahan Oebufu. akibat hujan deras dan proyek belum selasi rumah warga tergenang air

 

 

Rapat ini di pimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang  (DPC) PKB kota Kupang,Daniel Hurek. Rapat tersebut  juga dihadiri oleh anggota DPRD Kota Kupang partai PKB Iwelda Taek, pakar ekonomi, DR Achmad Atang, dan para awak media serta para pengusaha mikro dan para pedagang kaki lima.

Pada kesempatan tersebut Daniel Hurek, menjelaskan, berdasarkan data yang di peroleh dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (PPO), telah memberikan gambaran bahwa Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) melampui 100 %. Hal ini disebabkan oleh adanya siswa yang berusia di luar batasan usia sekolah ( baik belum mencapai usia sekolah maupun yang sudah melewati) terus mengalami peningkatan mulai dari tahun 2011 sampai tahun 2013.

APK untuk tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) tahun 2012 sebesar 117,58 % dan pada tahun 2013 sebesar 118,18 %, APM untuk SLTP tahun 2012 sebesar 81,31 %, dan pada tahun 2013 sebesar 81,93 %, sedangkan ARK untuk Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Paket C pada tahun 2012 sebesar 97,51 % dan pada tahun 2013 meningkat menjadi 100,56 % dan APM pada tahun 2012 sebeasr 62,17 % dan pada tahun 2013 sebesar 63,64 %. Prasarana pendidikan sampai tahun 2013 SD/ Madrasah Ibtidayah (MI) 128 sekolah, SLTP/Madrasah Tsanawiyah (MTS) 51 sekolah dan SMA/SMK sebanyak 54 sekolah.

Rasio murid – guru di kota Kupang tahun 2013 berdasarkan data olahan Badan Pelatihan Pendidikan Daerah (BAPPEDA) menunjukkan ketersediaan guru di kota Kupang dimana satu orang guru untuk jenjang pendidikan SD pada tahun 2013 membina atau mengajar 24 orng siswa, jenjang SMP 13 murid per guru. Rasio murid – sekolah di peroleh dari perhitungan perbandingan jumlah murid pada suatu jenjang pendidikan tersebut. Tahun 2012 untuk SD/MI sebesar 387 artinya satu buah SD menampung murid sebanyak 387 orang. Untuk SLTP/MTs 379 murid per sekolah. Tahun 2013 untuk SD/MI mengalami peningkatan sedangkan SLTP/MTs menurun sebesar 374 murid ini menunjukkan adanya kenaikan jumlah murid diimbangi dengan penambahan sekolah.

Dari data yang diperoleh dari dinas PPO menujukkan APM untuk tingkat SLTP dan SMA mengalami penurunan  hal ini disebabkan karena kurangnya distribusi. Hal ini disampaikan oleh politisi PKB Daniel Hurek yang saat ini terpilih kembali menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Kupang.

Menurut Hurek sebagai anggota DPRD kota Kupang dirinya berhak mengkritisi Pemerintah, agar Pemerintah berupaya bagaiamana caranya untuk mengatasi persoalan yang terjadi di dunia pendidikan yang ada di kota Kupang. Masih banyak anak –anak kita yang terlantar belum memperoleh  pendidikan yang layak. “Sebagai wakil rakyat saya akan memperjuangkan nasib anak terlantar dan berusaha mendorong Pemerintah agar membangun pendidikan satu atap. Pemerintah jangan hanya inkonsistensi saja tapi harus bertindak,” pungkasnya.(*amar)