Polda NTT Jaring 5.000 Motor

KUPANG, MEDIA GROUP – Sebanyak 5.000 sepeda motor dijaring aparat Polres Kupang Kota dalam Operasi Zebra di sejumlah lokasi selama dua pekan.

“Hingga kini data pelanggar lalu lintas yang sudah dijaring mencapai 5.000 sepeda motor,” kata Direktur Lalulintas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Kombes Polisi Eriadi di Kupang, Senin (8/12).

Operasi yang melibatkan anggota Polres Kupang Kota dan Satuan Lalu Lintas Polda NTT itu dilakukan di sembilan titik wilayah Kota Kupang.

Kesembilan lokasi adalah Jalan El Tari, Frans Seda, Piet Tallo, Lalamentik, Timor Raya, Veteran, Jenderal Sudirman, Adi Sucipto dan Jalan Siliwangi.

Dari jumlah tersebut, rata-rata karena pengemudi tidak memenuhi standar kelengkapan kendaraan, misalnya kaca spion.

Selain itu, juga terjadi pelanggaran karena pengendara tidak memiliki kelengkapan surat-surat yang harus dimiliki seorang pengendara, seperti SIM dan tidak memiliki STNK.

“Semua pelanggaran itu diberikan bukti pelanggaran (tilang) dan selanjutnya akan dikenakan sanksi denda,” katanya.

Semua pelanggar akan diikutkan dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring) dengan proses cepat di Pengadilan Negeri Kupang.

“Sanksi berupa denda akan ditentukan melalui sidang di PN Kupang,” ujarnya.

Hal yang sama berlaku juga untuk pelanggaran jenis kendaraan lainnya seperti roda empat dan kendaraan berat lainnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Brigjen Endang Sunjaya mengatakan, Operasi Zebra menenertibkan pengendara untuk menekan angka kecelakaan, serta sebagai awal pelaksanaan operasi simpatik bersandi Operasi Lilin, menjelang perayaan Natal.

“Operasi Zebra ini sebagai awal penyelenggaraan Operasi Lilin yang segera dilakukan,” katanya. (amr)