Rudy Soik mendapat Dukungan Komnas HAM

 

KUPANG, MEDIA GROUP – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI akan terus mengawal pemberhentian sepihak kasus perdangan manusia di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilaporkan oleh salah satu anggota Satuan Tugas TraffickingKepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Brigpol Rudy Soik beberapa waktu lalu.

“Komnas HAM akan terus mengawal kasus perdagangan manusia yang diungkap Rudy Soik di Polda NTT, walaupun saat ini dia (Rudy, red) sudah dijadikan tersangka atas kasus penganiayaan orang,” kata Komisioner Komnas HAM RI, Natalius Pigay di Kupang, Senin (8/12).

Menurut Natalius, Komnas HAM sudah menyampaikan kepada Polda NTT bahwa kasus yang dilaporkan oleh Brigpol Rudy Soik di Komnas HAM beberapa waktu lalu merupakan kasus pemberantasan tindak pidana perdagangan orang sehingga kasus ini konsisten harus dilanjutkan.

“Kasus Rudy terkait kasus penganiayaan kepada seseorang sudah sampai di pengadilan, sehingga kita akan memberikan pertimbangan hukum kepada Rudy oleh hakim pada saat persidangan nanti,” kata Natalius.

Dia menambahkan, jika pihak kepolisian tidak cepat melakukan P21 terhadap kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Rudy Soik, maka Komnas HAM akan meminta Polda NTT untuk membuktikan serta meminta praperadilan terhadap kasus ini.

“Kalau pada awal kasus ini berjalan tentu Komnas HAM meminta Polda untuk membuktikan dan meminta juga praperadilan tetapi sudah masuk kejaksaan sehingga kita akan lanjutkan di persidangan nanti,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, tugas Komnas HAM sesuai UU 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) adalah menyampaikan pertimbangan hukum hak asasi manusia. Sehingga pihaknya dalam waktu persidangan Rudy Soik nanti, Komnas akan memberikan langsung catatan amicus curiae (sahabat pengadilan) di pengadilan.

Komnas HAM, tambahnya, akan terus mengawal kasus ini, dan dia sampaikan ke Mabes Polri beberapa waktu lalu, bahwa pihaknya akan terus konsisten mengawal kasus perdagangan manusia yang diduga melibatkan beberapa petinggi Polda NTT.

“Ada oknum polisi yang dilaporkan Rudy, diduga terlibat dalam kasus perdangan manusia di NTT sehingga kita akan terus kawal kasus ini,” imbuhnya.(rfl)