Siswa SMP Swasta Widya Bakti Ruteng Pukul Guru Penjas

Media Group : Zonalinenews, Erende Pos –Ruteng,- Tindakan membabi buta diduga dilakukan oleh 9 orang siswa berasal dari Sekolah Menenggah Pertama (SMP) Swasta Widya Bakti Ruteng yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Ferdinandus .P. Jaur ,guru pendidikan jasmani (Penjas) SMP St Fransiskus .

Ilustrasi (merdeka Com)

Ilustrasi (merdeka Com)

 

Menurut pengakuan Ferdinandus korban penganiayaan,penyerangan dilakukan oleh Ersan Cs bukan kali ini saja,sebelumnya mereka memukul salah seorang siswa SMP St Fransisikus di depan Khatedral lama Ruteng,namun siswa tersebut tidak membalas tindakan yang di lakukan eran cs tetapi hanya mengadukan persoalan ini kepada ke guru di sekolah .

“Setelah mendengarkan pengaduan dari siswa pihak sekolah mengeluarkan ultimatum untuk tidak membalas kejahatan yang dilakukan oleh Ersan Lising Cs tersebut dan melayangkan surat laporan ke Polres Manggarai,”Kata Ferdinadus.

Ia menuturkan,karena patuh dengan peraturan sekolah akhirnya dianiyaya siswa-siswi ini hanya berdiam diri dalam situasi tersebut dan tidak melakukan aksi pembalasan,karena disekolah aturanya jelas bahwa bagi setiap siswa bilamana melakukan tindakan anarkis dan tawuran akan di keluarkan dari sekolah.

“ Ersan lising cs tak henti melakukan aksinya pada hari kamis 18 Desember 2014 dengan melakukan penyerangan terhadap siswa-siwa SMP St Fransiskus yang sementara mengkuti pengakuan dosa di katedral Ruteng, Penyerangan tersebut saat sejumlah siswa smp st fransiskus keluar dari gereja karena sudah melakukan pengakuan dosa,tiba-tiba datanglah ersan lising cs memukul siswa-siwa .

Melihat kejadian tersebut,ferdinandus yang berada di depan pagar gereja langsung melerai dan sempat bertanya kepada Ersan Lisingcs. ” Kenapa kamu datang kesini ?setelah melontarkan pertanyaan,Ersan langsung lompat dan menikam dahi dirinya,” cerita Ferdinan.

Dari kejadian tersebut pihak sekolah telah melaporkan ke Polres Manggarai dan sejauh ini ersan Lising di tahan oleh aparat kepolisian Manggarai untuk di mintai keterangan.(*kons)