Tanpa Surat Ijin SPBU Noelbaki Stop Membagun

Media Group : Zonalinenews, Erende Pos – Oelamasi, Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Tim Terpadu terdiri dari Sat Pol PP Kabupaten Kupang, Badan Penanaman Modal  Perizinan dan Pelayanan Terpadu (BMP2T) dan Polres Kupang, Kamis 18 Desember 2014 pukul 10.30 wita,  melakukan penertiban terhadap aktivitas pembangunan SPBU Noelbaki yang selama ini berjalan tanpa mengantongi ijin dari dinas terkait.

Tim gabungan inspeksi SPBU Noelbaki yang diduga tak mengantongi pembangunan

Tim gabungan inspeksi SPBU Noelbaki yang diduga tak mengantongi pembangunan

 

Atas persoalan ini tim terpadu melaukan inspeksi ke lokasi dan para Pekerjan proyek tersebut kaget ketika tim terpadu memasuki lokasi yang telah dipagari dengan seng. Dan ternyata aktivitas proyek berjalan, namum tidak ada seorang pekerja yang mengaku bertanggungjawab, meskipun salah seorang pekerja bernama Pace yang di sebut – sebut oleh beberapa pekerja yang bertanggungjawab, namum saat dipanggil oleh Kasat Pol PP Kris Koroh , yang bersangkutan berdalih bahwa dirinya bukan penanggungjawab proyek .” Saya tidak tahu, kami anak buah tidak bisa bertanggungjawab, “Ucapnya  menjawab Kasat Pol PP yang berdiri bersampingan dengan  Kasat Intel Polres Kupang . AKP Afner Panggaribuan dan Kasat Sabhara, Iptu I Dewa Gede Wiadnyana.

Karena tidak ada satupun  dari para pekerja  mengaku dan bertanggungjawab terhadap pembangunan tersebut maka, Kasat Pol PP, langsung meminta agar semua aktivitas pembangunan SPBU yang sementara berjalan dihentikan oleh karena Pembangunan SPBU tersebut menyalahi RTRW, selain itu, tidak mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan adapun persyaratan lain yang tidak diperhatikan dalam proses pembangunan. “kita minta ini dihentikan sementara, karena aktivitas pembangunan ini menyalahi aturan yang ada ditiap dinas teknis,”tegas Kris.
Dia menjelaskan bahwa turunnya tim terpadu ini dengan tujuan untuk menjalakan amanat perda oleh karena Pol PP sebagai pengaman perda di lingkungan pemerintahan.” Tim ini turun karena atas koordinasi bersama dengan pihak teknis yang menangani langsung proses pembangunan, sebab Pol PP sebatas melakukan pengawasan dan penertiban,”Katanya.

Kepala Bidang Layanan dan Evaluasi BMP2T Kabupaten Kupnag Charles Hede mengatakan mewakili dinas teknis dalam pemberian ijin, belum mengeluarkan ijin,sehingga aktivitas pembangunan tersebut diokategorikan ilegal.” Aktivitas pembangunan SPBU tidak mengantongi ijin.Untuk itu, perlu dihentikan karena menyalahi aturan,”ucapnya.
Sementara Itu Kasat Sabara Iptu I Dewa Gede Wiadnyana menambhakan kehadiran bersama dengan tim dalam rangka memback up dalam pengamanan,” Kita sebatas ikut untuk mengamankan saja,”katanya.
Paca yang diberikan tanggunjawab oleh Jimi Soelaman yang adalah Bos dari Toko Piala Jaya Kupang ini, dikonfirmasi berkilah bahwa bukan yang bertanggungjawab,” Saya no Coment karena saya tidak tahu, sembari menghindari pertanya wartawan dengan mengalihkan pembicaraan.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah pekerja yang ada dilokasi menyebut Jhon sebagai anak kepercayaan dari Jimmy Soelaman,” Dia itu bos yang di percayakan untuk megurus pembangunan ini, Dia tipu,” katanya  beberapa pekerja yang enggan namnya disebutkan. (*hayer)