Kapolda NTT Brijen Polsis Endeng Sunjaya.
salah satu tersangka sedang mengetas kebenaran barang bukti sebelum dimusnahkan disaksikan Dir Narkoba NTT dan kejaksaan NTT

6,5 Kilogram Sabu-sabu Dimusnakan Polda NTT

Media Group: Zonalinenews,erende Pos –Kupang,- Direktorat Narkoba Polisi wilayah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) Rabu 7 Januari 2015 pukul 8.30 wita berhasil memusnakhkan 6,5 kilogram barang bukti Sabu-sabu . Acara pemusnahan ini dipimpinan Oleh Kapolda NTT, Brijen Polisi, Endang Sunjaya di Mapolda NTT , diskasikan Perwakilan Pemerintah Propinsi NTT Kepala BNN Propinsi NTT , Kejaksaan Tinggi Kupang , Deperteman Hukum Dan Ham NTT, Danlantamal Kupang, Perwakilan Balai POM Kupang serta beberapa siswa –siswa SMU di Kota Kupang.

Kapolda NTT Brijen Polsis Endeng Sunjaya. salah satu tersangka sedang mengetas kebenaran barang bukti sebelum dimusnahkan disaksikan Dir Narkoba NTT dan kejaksaan NTT

Kapolda NTT Brijen Polsis Endeng Sunjaya.
salah satu tersangka sedang mengetas kebenaran barang bukti sebelum dimusnahkan disaksikan Dir Narkoba NTT dan kejaksaan NTT

 

Barang bukti 6,5 Kilogran sabu ini merupakan hasil penyidikan dan penyergapan yang dilakukan Dirnakrkoba Polda NTT terhadap para tersangka dan pengedar dari bulan oktober sampai Desember 2014 dengan rincian sabu-sabu sebesar 1,8 Kilogram dengan tersangka Eka Suliyah 27 Tahun warga ulu dusun tiga desa itik renedi Kecematan Melinting, Kabupaten Lampung Timur Propinsi Lampung. Dan Tersangka Rezakia Maharani 21 Tahun warga dusun Tebet Barat Blok D 304 RT 004 RW 008 Kelurahan Tebet Barat Jakarta Barat dengan barang Bukti sabu sabu seberat 2, 4 Kilogram serta 2,2 Kilogram Sabu-sabu dengan tersangka Aisah warga Pasir sdeng RT 004 RW 001 kecamatan Cilangka kabupaten Serang Propinsi Banten.

Kapolda NTT, Brijen Polisi Endang Sunjaya pada Kesempatan tersebut menjelaskan, selama tahun 2014 Polda NTT berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak 9 kilogram lebih sabu-sabu dengan dinominalkan ke rupaih sebesar 27 Miliar rupiah. “Pemusnahan barang bukti Narkoba kali ini merupakan pemusnahan kedua kalinya dari tahun 2014 sampai dengan januari 2015 pada masa kepemimpinaanya sebagai Kapolda NTT,”ungkap Endang.

Pihaknya juga akan memperketat penjagaan perbatasan pintu masuk Negara Timor Lesta dan Atambua karena jalur tersebut merupakan jalur yang sering digunakan sebagai pintu masuk narkoba bahkan 3 wanita yang tersangka yang ditangkap dalam pengedar narkoba ini merupakan jaringan dari gembong narkoba internasional berasal dari negara Negeria yang saat ini telah diamanakan di LP Cipinang.

“ Gembongnya narkoba saaat ini mendekam di LP cipinang namun yang bersangkutan masih aktif mengerakan peredaran Narkoba, untuk polisi akan memberantas peredaran narkoba tersebut, kami butuh dukungan dan bautuan semua pihak untuk membongkar sindikat ini ,”pinta Endang Sunjaya.

Untuk satu gram narkoba jenis sabu-sabu harganya di NTT mencapai 3 juta rupiah ungkap Brijen Polisi Endang Sunjaya, bayangkan saja 6,5 kilo gram berapa berapa millair rupiah yang dihasilkan dari barang haram ini, hal ini yang mengiurkan para pengedar untuk tidak takut mengedarkan narkoba walaupun hukum sangat berat. “Kami akan mengusulkan untuk tiga tersangka pengedar narkoba ini dihukuman seberat-beratnya maksimal hukuman Mati ,”tegas Endang Sunjaya.(*rus)