Frans Salem Sekda NTT

Abdul Gafur Tantang Sekda NTT Klarifikasi Dugaan Korupsi di Dispenda

Media Group : Zonalinenews-Kupang ,- Salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Abdul Gafur, menantang Sekertaris Daerah (Sekda) NTT, Frans Salem, untuk menggunakan hak jawab guna menanggapi pemberitaan pada Media terkait dugaan penyalahgunaan keuangan negara miliaran rupiah pada Dinas pendapatan Daerah (Dispenda) NTT.

Frans Salem Sekda NTT

Frans Salem Sekda NTT

Abdul Gafur, saat ditemui di kediamannya, Kamis (17/12), mengatakan, dirinya juga menjadi korban ancaman untuk dipolisikan oleh Sekda NTT melalui telepon selularnya.
Ia menuturkan, ancaman tersebut didapatkan setelah dirinya membeberkan kepada wartawan dugaan korupsi pada Dispenda sebesar Rp. 150 miliar terkait pengadaan system online pada Samsat Kupang.
“Pa Gafur, saya sudah baca pemberitaan di media dan saya tau kalau itu Pa Gafur yang kasih informasi ke wartawan. Saya akan lapor Pa Gafur ke polisi,” katanya menirukan ancaman yang dilontarkan Sekda NTT tersebut.
Ia menjelaskan, hal tersebut terpaksa dilakukannya karena program yang di canangkan Frans Salem yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Dispenda pada tahun 2009 lalu, menurutnya hingga saat ini tidak berfungsi.”Tidak ada sistem online di Samsat. Sampai sekarang masih pake sistem manual, coba ade-ade wartawan cek sendiri di kantor,” tegasnya.
Olehnya, dirinya mengatakan, jika informasi yang dibeberkannya kepada wartawan tersebut dikatakan sebagai sebuah upaya pencemaran nama baik seorang pejabat publik, dirinya mengatakan siap membuktikan.

 
Dirinyapun berharap pihak Badan Pemeriksa Keuangan atau instansi terkait lainnya segera merespon informasi yang dibeberkannya tersebut. “Saya tidak takut demi semua kebenaran. Jika saya salah saya siap dihukum dan saya siap dipecat. Tetapi jika informasi saya itu terbukti bagaimana. Saya sebagai warga negara siap tunduk pada hukum,” pungkasnya. (*amar)