Bendahara dan Kasi Penetapan UPTD Belu Diduga Gelapkan Uang

Media Group : Zonalinenews- Kupang ,- Bendahara Penerima dan Penyetor,  L. M. Tupong, serta Kepala Seksi Penetapan pada Unit Pelaksanaan Teknis Dinas Pendapatan dan Aset Daerah (UPTD) Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Diduga menggelapkan dana sebesar Rp. 225 juta. Dana jutaan rupiah tersebut, bersumber dari anggaran pajak murni masyarakat sejak bulan Oktober hingga Desember lalu.

ilustrasi korupsi

 

Menurut sumber terpercaya menjelaskan, Selasa 19 Januari 2015 mengatakan, kedua pelaku tersebut sudah diperiksa oleh Kepala Bidang Pengawasan Dinas Pendapatan dan Aset Daerah (Dispenda) Provinsi NTT, yang diketuai Ina Tokan dan anggota Thimotius Lomi, Maria Kapilawi, Roy Hayong, sejak 12 januari 2015 lalu.

“Coba ade wartawan konfirmasi dan minta Berita Acara Pemeriksaan di kepala bidang pengawasan karena bendahara dan kepala seksi itu sudah diperiksa oleh tim pengawas, jangan sampai kasusnya sudah diendapkan,” ujarnya.

Ia mengharapkan, uang yang bersumber dari pajak murni masyarakat yang telah dipakai bendahara dan Kepala seksi penetapan tersebut harus diusut tuntas.

Kepala UPTD Kabupaten Belu, Theodorus Openg, saat dikonfirmasi pertelepon, Selasa 18 Januari 2015 mengatakan, persoalan tersebut sudah di serahkan ke kantor pusat untuk ditangani Tim Pemeriksa dan Pengawasan Dispenda Provinsi NTT.

“Konfirmasi saja ke kantor pusat karena kasus tersebut sudah diserahkan ke sana,” ucapnya lalu mematikan handphonenya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pemeriksaan Dispenda NTT, Ina Tokan, saat hendak ditemui di ruangannya tidak berada di tempat. Ketika dihubungi melalui telepon selularnya tidak juga direspon, bahkan pesan singkat juga tak dibalas. (*amar)