Kondisi Bangunan Puskesmas Oesao

DPRD Kabupaten Kupang Pertanyakan Pekerjaan Bangunan Puskemas Oesao

Media Group : Zonalinenews, Erende Pos – Oelamasi,- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang mempertanyakan Kondisi proyek pekerjaan Pembagunan/perluasan Puskesmas Oesao menjadi bertingkat sederhana yang berlokasi di kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, di kerjakan CV Melisa Putri yang tak kunjung selesai.

Kondisi Bangunan Puskesmas Oesao

Kondisi Bangunan Puskesmas Oesao

 

Pekerjaan proyek ini sudah jatuh tempo sejak  tanggal 28 Desember 2014 lalu, namum hingga saat ini pekerjaan tersebut belum mencapai 100 persen. Demikian diungkapkan Sekertaris Komis C DPRD Kabupaten Kupang, Ady Koroh kepada wartawan di gedung DPRD Oelamasi Kabupaten Kupang, Rabu 7 Januari 2015, pukul 9.30 wita.

Menurutya, apa yang menjadi kendala sehingga pekerjaan tersebut tidak bisa diselesaikan oleh kontraktor. “Ini sudah lewat dari jangka waktu pelaksanaan. Sebagai kontraktor harus kerja profesional, jangan pada saat terima pekerjaan saja yang profesional tetapi begitu melaksanakan pekerjaan sangat tidak profesinal, “Tegasnya.

Dia mengatakan, sebenarnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kupang sebagai pemilik proyek seharusnya bisa mengambil sikap yang tegas kepada kontraktor agar bisa bekerja secara profesional.

“Proyek ini mengunakan dana dari pemerintah bukan dana pribadi jadi kalau melakukan pekerjaan ini harus yang benar, dan yang tidak masuk akal alasan apa sehingga dari Dinkes sendiri bisa memberikan adendum pekerjaan terhadap perusahaan tersebut, “Katanya.

sementara itu di tempat terpisah kepada wartawan Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Kabupaten Kupang sangat membenarkan adendum yang di berikan terhadap CV. Melisa Putri. “Memang benar kita memberikan adendum karena dengan alasan pekerjaan tersebut saat ini baru 70 persen, dan pekerjaan ini terlambat karena pengaruh cuaca hujan sehingga melakukan pekerjaan pengecoran terhambat, maka dari itu kita memberikan adendum dan adendum yang kita lakukan ini sesuai aturan, “Ungkapnya.

Dia mengatakan,  sesuai kontrak proyek tersebut senialai 1,2 Milyar lebih, dan di anggarkan dari Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Kupang, dan perkerjaan tersebut harus di selesaikan dalam jangka waktu 45 hari kalender, sejak tanggal 14 November hingga akhir jangka waktu pelaksanaan 28 Desember 2014 yang lalu. “Hingga saat ini CV. Melisa Putri sudah mengambil uang muka sebesar 70 persen, pengambilan uang muka 70 persen oleh CV. Melisa putri dikarenakan sesuai dengan pekerjaannya yang sudah 70 persen juga. Pihak kita juga hanya berkewajiban untuk membayar sesuai dengan tingkat pekerjaannya saja, dan uang muka 70 persen itu di ambil per 31 Desember 2014, “Ungkapnya.

Ditambahnya, dirinya berharap pekerjaan tersebut agar bisa diselesaikan dengan tepat waktu yang sudah disepakati antara kontraktor dan PPK, dan bukan hanya tepat waktu saja kualitas perkerjaan harus dijaga mutunya sehingga tidak menjadi persoalan yang tidak inginkan dikemudian harinya. (*hayer)