Enam Calon TKI dan Perekrutnya Ditangkap Polisi

Media Grup:Zonalinenews-Kupang-,Satuan Tugas (Satgas) human trafficking Polda Nusa Tenggara Timur, Selasa 13 anaurai 2015 berhasil meringkus enam calon tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Kupang yang akan dikirim ke Malaysia, melalui Bandara Udara El Tari Kupang.

KAPOLDA NTT BRIGADIR JENDERAL POLISI Drs. ENDANG SUNJAYA S.H., M. H

KAPOLDA NTT BRIGADIR JENDERAL POLISI Drs. ENDANG SUNJAYA S.H., M. H

Dalam razia itu, aparat Satgas Polda Nusa Tenggara Timur juga berhasil mengamankan Yunus Fatu yang bertindak sebagai perekrut keenam calon TKI tersebut.

Kepala Polisi Nusa Tenggara Timur, Brigadir Jendral Polisi Endang Sunjaya mengatakan penangkapan terhadap enam calon tenaga kerja Indonesia bersama perekrutnya dilakukan berkat informasi dari masyarakat.

“Kita mendapat informasi dari sejumlah masyarakat bahwa diduga ada TKI ilegal yang hendak berangkat ke Malaysia,” kata Endang, Rabu 14 Januari 2015

Menurut Endang, enam calon tenaga kerja asal Nusa Tenggara Timur itu berhasil diamankan petugas, Selasa 13 Janaurai 2015 sekitar pukul 05.00 Wita saat mereka hendak menumpang pesawat Lion Air di Bandara El Tari Kupang.

Kepala Satgas human trafficking Polda Nusa Tenggara Timur, Ajun Komisaris Besar Cecep Ibrahim mengatakan dari tangan tujuh orang yang diamankan, Polisi berhasil menyita satu paspor atas nama Yunus Fatu. Sementara enam calon tenaga kerja tidak dilengkapi dokumen resmi sebagai tenaga kerja keluar negeri.

“Enam orang calon TKI itu tidak dilengkapi dengan dokumen resemi sebagai tenaga kerja keluar negeri,” kata Cecep.

Enam calon tenaga kerja Indonesia itu adalah, Maksi Sopa, Adiel Tui, Mesteryans Fatu, Yefta Fatu, Abraham Sepe, dan Daniel Sanga beserta Yunus Fatu yang bertindak sebagai perekrut.

Saat ini keenam calon tenaga kerja dan seorang perekrut sudah diamankan di Markas Kepolisian Nusa Tenggara Timur untuk selanjutnya diproses sesuai hukum yang berlaku.(*ega)