Inflasi NTT Lebih Rendah Inflasi Nasional Tahun 2014

Media group:Zonalinenews, Erende Pos -Kupang-, Pencapaian inflasi Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) dipenghujung tahun 2014 mencapai angka yang menggembirakan, secara komulatif tercatat sebesar 7,76 persen,hal ini dikatakan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT Naek Tigor Sinaga kepada wartawan saat siaran pers di Hotel Aston Kupang,Kamis 08 Januari 2015.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT Naek Tigor Sinaga saat memberikan keterangan Pers

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT Naek Tigor Sinaga saat memberikan keterangan Pers

 

Menurut Tigor pencapaian inflasi tersebut merupakan prestasi tersendiri,dimana enam tahun terakhir angka inflasi diNTT selalu berada di atas nasional dan hanya tahun 2008 lalu saja yang berada dibawah inflasi nasional.

Disisi lain inflasi NTT secara Month To Month(MTM) pada bulan Desember 2014 mencapai 3,45 persen angka ini lebih tinggi dibandingkan  inflasi Nasional yakni 2,49 persen (MTM),dirinya mengakui kalau tingginya inflasi pada bulan Desember 2014 disebabkan dampak lanjutan dari kenaikan harga BBM bersubsidi dan peningkatan pendapatan masyarakat seriring perayaan Natal dan tahun baru.

Dirinya juga menjelaskan rendahnya inflasi di NTT tahun 2014 diakibatkan karena rendahnya inflasi bahan makanan (Volatile foods),lebih lanjut dijelaskannya,bahwa hasil perbandingan disagregasi inflasi,bank Indonesia juga melakukan perbandingan inflasi menurut tujuh kelompok pengeluaran.

“Perbedaan terbesar komjditas inflasi pada tahun 2014 adalah pada bahan makanan yakni bumbu-bumbuan,sayur-sayuran dan daging segar olahan lainya.”sambungnya.

Ia menambahkan inflasi pada kelompok transportasi ,komunikasi dan jasa keuangan mencatat angka lebih tinggi sebesar 4,59 persen dibandingkan di tingkat nasional,hal ini disebabkan oleh tingginya biaya transportasi udara sebagai sarana transportasi utama daerah kepulauan,serta tingginya tarif     angkutan dalam kota dan sewa motor  berofa dua seiring kenaikan BBM.

Ia berharap dalam rangka penguatan koordinasi pengendalian inflasi di NTT,dirinya akan melakukan pembentukan Tim Pengendali Inflasi Daerah(TPID) diseluruh Kabupaten Kota di NTT,sehingga dapat berjuang bersama-sama dalam mencapai inflasi yang rendah dan stabil.(*ega)