Penyegelan kampus membuat para mahasiswa tidak bisa beraktifas

Kampus Muhammadiyah Kupang disegal Mahasiswa Mengeluh

Media Group : Zonalinenews,Erende Pos -Kupang,- Mahasiswa universitas Muhamadiyah Kupang mengeluh soal penyegelan kampus yang dilakukan oleh mahasiswa dan alumni Fakultas Agama Islam (FAI). Sebab, apa yang dilakukan oleh mahasiswa FAI tersebut tidak melihat kepentingan mahasiswa lainnya yang akan melakukan proses perkuliahan. Seharusnya penyegelan yang dilakukan mahasiswa FAI tersebut hanya dilakukan di ruangan perkuliahan FAI bukan seluruh kampus disegel, Sehingga tidak mengorbankan civitas kampus lainnya.

Penyegelan kampus membuat para mahasiswa tidak bisa beraktifas

Penyegelan kampus membuat para mahasiswa tidak bisa beraktifas

 

Demikian disampaikan salah satu mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Bahasa Indonesia, Kasim, Rabu, 7 Januari 2015 di halaman Universitas tersebut.

Penyegelan mahasiswa FAI tersebut tidak melihat kepentingan orang lain. Kepentingan yang lebih besar ialah kepentingan saat menanti ujian semester yang akan dilaksanakan di minggu ke dua bulan januari ini.

“ Saat ini minggu tenang untuk menghadapi ujian semester ganjil di bulan januari 2015, tapi jika penyegelan yang dilakukan tanpa sebuash kepastian maka mahasiswa merasa dirugikan,” kata Kasim.

Lebih lanjut Kasim mengatakan bahwa, semenatara untuk para senior yang melakukan aksi demonstrasi, yang menjadi pertanyaannya apakah mereka masih punya kewenangan terhadap dunia akademik. Jika persoalan yang dihadapi saat ini dirasakan sangat merugikan pihak kampus ada jalur yang bisa ditempuh. Bukan sebaliknya bersama mahasiswa melakukan tindakan penyegelan yang tidak melihat kepentingan mahasiswa lainya.

“ jika para senior FAI merasa dirugikan terhadap tindakan kampus maka sebaiknya melakukan melalui jalur hukum, bukan sebaliknya melakukan penyegelan kampus,” jelas Kasim.

Jalur hukum terhadap kampus tersebut dirasakan sangat efektif agar tidak mengganggu civitas kampus lainnya dalam melakukan proses studi di kampus Muhammadiyah.

Pantauan media, sudah tiga hari kampus Muhammadiyah Kupang disegel dan menyebabkan seluruh aktifitas proses belajar terhambat. Para mahasiswa, dosen dan seluruh staf tidak melakukan aktifitas KBM. Kehadiran mahasiswa dikampus hanya menunggu kepastian pihak kampus untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di FAI.

Beberapa mahasiswa duduk bergerombol, menanti jawaban yang tidak pasti dari pihak kampus dalam proses penyelesaian yang dilakukan. Mahasiswa yang hadir dikampus tersebut tidak ada satu orangpun yang berani masuk kedalam ruangan karena seluruh ruangan mulai dari ruangan rektorat sampai ruangan perkuliahan ditutup oleh mahasiswa dan alumni FAI. (*che)