Pemkab Kupang Harus Perhatikan Fraksi PKPI, PDIP dan Nasdem

Media Group : Zonalinenews – Oelamasi,- Fraksi Keadilan Dan Persatuan Indonesia (PKPI) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang Berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang memperhatikan beberapa catatan dari fraksi PKPI yang bisa mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kupang. Setelah fraksi PKPI mempelajari dan mencermati materi persidangan serta pejelasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang dalam rapat paripurna penyampaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPMJD) Kabupaten Kupang tahun 2014-2019 Fraksi PKPI meminta agar Pemerintah memperhatikan beberapa catatan.

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kupang

 

Pemerintah diminta lebih giat mengoptimalkan potensi yang ada di Kabupaten Kupang. Pengembangan obyek wisata pantai jalur selatan dari Kecamatan Amarasi Barat sampai ke jalur Amarasi Timur. Hal ini disampaikan Ketua Fraksi PKPI Samuel Koroh pada saat menyampaikan pemendangan umum Fraksi PKPI  DPRD Kabupaten Kupang terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Rancangan Pembagunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kupang tahun 2014 – 2019 dalam  masa sidang I DPRD Kabupaten Kupang 2014 – 2019 di ruang rapat DPRD Kabupaten Kupang Oelamasi, Senin 20 Januari 2014, pukul 11.30 wita.

Menurut Fraksi PKPI, Pemerintah diminta mendorong pengembangan usaha bidang peternak, salah satunya dalam mengembangkan usaha ternak dan pakan ternak sebab Kabupaten Kupang adalah salah satu daerah penghasil ternak sapi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengembagan tambak garam yang belum tertanda dalam RPJMD Kabupaten Kupang, diminta agar Pemerintah segera mendapat potensi garam di Kabupaten Kupang dan dimasukan dalam dokumen RPJMD 2014 – 2019.

Dikatakan, sehubung dengan keberadaan Kabupaten Kupang dengan mayoritas usaha masyarakat terdapat pada bidang pertanian, fraksi PKPI meminta perhatian serius dari Pemerintah dalam mendukung potensi usaha tersebut. “Potensi usaha pertanian yang harus di perhatiakan Pemkab Kupang kepada masyarakat adalah bantuan penyediaan bibit atau benih, pupuk, jalan usaha tani, embung, saprodi dan dukungan terhadap pengelolaan sumber mata air lain yang memadai bagi pertumbuhan usaha pertanian  di Kabupaten Kupang, “Katanya.

Sementara itu partai Nasdem dalam pandangan umum farksi partai Nasdem terhadap tentang RPJMD Kabupaten kupang yang dibaca oleh Piter Takoy mengatakan, Pemkab Kupang baru saja melakukan mutasi pejabat eselon II,III dan IV dilingkup Pemkab Kupang. Semoga dengan dilakukan penataan organisasi birokrasi yang efeksif, bisa tercipta peta kompentensi yang sesuai dengan job description setiap jabatan perangkat daerah, yang akhirnya bisa lebih optomal berkontribusi terhadap kualitas pelayanan terhadap masyarakat. “Pemkab Kupang termaksud wilayah bencana, maka dari itu pemerintah harus bisa mengambil langkah – langkah adaptasi strategis dengan pendekatan yang holistik, untuk mengantisipasi bencana yang berulang setiap tahun di Kabupaten Kupang, khususnya di beberapa daerah – daerah tertentuh yang rawan bencana, “Katanya.

Fraksi PDI Perjuangan dalam pemandangan umum fraksi yang di bacakan , Johonis Mase menyatakan fraksi PDI P mendapati keganjalan pada saat pembahasan RPJMD seharusnya,  RPJMD dibahas setelah penetapan RT-RW tahun 2014 – 2034. Dan kalau sekarang baru kita membahas RPJMD tersebut , kami melihatnya ini sebagai satu langkah mundur karena bertentangan dengan mekanisme penyusunan rencana pembagunan daerah. “Oleh karena itu fraksi PDI Perjuagan meminta agar hal ini harus menjadi perhatian Pemkab Kupang dan mengakui telah terjadi sebuah pelanggaran konstitusional yang semestinya diperbaiki pada waktu yang akan datang, “Ungkapnya. (*hayer)