PT Petrokimia Gresik Tidak Salurkan Pupuk di NTT

Media Group:Zonalinenews-Kupang,- Penyaluran pupuk bersubsidi di NTT harus berpatok pada SK.Gubernur,hal ini merupakan salah satu kendala yang terjadi pada petani di daerah.

Sales Supervisor PT.Petrokimia Gresik wilayah NTT, Nur Wahyudi

Sales Supervisor PT.Petrokimia Gresik wilayah NTT, Nur Wahyudi

 

Sales Supervisor PT.Petrokimia Gresik wilayah NTT, Nur Wahyudi diruang kerjanya mengatakan untuk tahun 2015 pihaknya tidak bisa mendistribusikan pupuk keseluruh wilayah oprasional PT.Prokimia Geresik,lebih lanjut ia mengatakan , atas instruksi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTT,agar dihentikan sementara pendistribusian pupuk di NTT.

“Atas printah kepala dinas pertanian dan perkebunan NTT,tahun ini kami tidak menyalurkan pupuk bersubsidi non urea,karena berdasarkan SK Gubernur setiap daerah belum membuat Rencana Degenitif Kebutuhan Kelomppk(RDKK),”tuturnya.

Dirinya juga mengungkapkan kebutuhan masyarakat petani akan pupuk,menjadi hal yang diutamakan,dengan demikian Dia berharap agar dalam proses pendistribusian yang dihentikan saat ini akan segera dilakukan kesepakatan, sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik dan merata.

Sementara, Kelangkaan pupuk di Nusa Tenggara Timur(NTT)menjadi persoalan yang berdampak buruk pada ketahanan pangan di daerah ,dengan demikian hal ini akan menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi NTT. Baca http://www.zonalinenews.com/2015/01/stok-pupuk-di-pt-pertanian-ntt-banyak-petani-tetap-mengeluh/

PLT PT.Pertanian Wilayah NTT, Lukman Anwar, SE menjelaskan bahwa terjadinya kelangkaan pupuk yang hampir setiap tahun di NTT disebabkan karena mekanisme untuk memperolehnya yang belum maksimalkan oleh para petani di NTT.

Dirinya mengakui kalau selama ini banyak petani di NTT kurang paham terhadap proses untuk mendapatkan pupuk subsidi, lebih lanjut Dia mengatakan pihaknya ( PT Pertanian NTT) tidak pernah berkekurangam pupuk.”Stok pupuk sangat cukup pada setiap tahun,hanya para petani banyak yang tidak mengurus perencanaan,olehnya itu dia berharap agar hal ini bisa dioptimalkan sehingga masalah pupuk di NTT tidak menjadi dampak biruk bagi ketajanan pangan.”jelasnya.

Dirinya menyampaikan, untuk stok alokasi pupuk NTT tahun 2015 sebanyak 47.960 ton , lebih lanjut Ia mericikan pupuk urea 24.000 ton, SP 36.000, ZA 2.960 ton, NPK 11.000,dan pupuk organik sebanyak 5000 ton, dengan stok ini maka kebutuhan masyarakat petani masih dapat terpenuhi.(*ega)