Tarif Angkutan Umum di NTT Turun

Media Group: Zonalinenes-Kupang,-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) telah menetapkan tarif angkutan umum setelah beberapa pekan pasca naik dan turunya harga BBM secara nasional. Kepala dinas Perhubungan NTT,Stevanus Ratu Oedju Kamis,22 Januari 2015 diruang kerjanya mengatakan Pemerintah provinsi NTT telah menetapkan harga tarif angkutan umum sesuai surat keputusan Gubernur dan mengacu pada surat edaran Menteri Perhubungan RI.

Kepala dinas Perhubungan NTT,Stevanus Ratu Oedju

Kepala dinas Perhubungan NTT,Stevanus Ratu Oedju

Menurut Stevanus, penetapan tarif angkutan umum,baik laut maupun darat sudah ditetapkan bahkan sudah berlaku sejak tanggal 21 Januari 2015,dan pihaknya sudah memberikan himbauan berupa surat edaran yang disertai dengan rincian harga sesuai jarak wilayah oprasional angkutan tersebut.

“Tarif angkutan penumpang umum maupun mahasiswa dan pelajar dalam kota kita hanya memberikan harga batas atas dan batas bawah,demikian halnya dengan angkutan pedesaan serta angkutan antar kabupaten,”tuturnya.

Lebih jauh Dia menjelaskan untuk angkutan Kota Rp.3.500 batas atas dan Rp.3.000 untuk batas bawa berlaku untuk umum dan dewasa,sementara Rp.2.500 tarif batas atas dan Rp.2.000 tarif batas bawah.

Dia juga menambahkan untuk angkutan Kota dalam Provinsi juga mengacu pada harga tarif batas atas dan bawah,dirinya mencontohkan tarif  Kupang Atambu Rp.Rp.75.000 dan Rp.70.000 tarif batas bawah,dengan demikian para Bupati dan Walikota akan menyesuaikan.

Selain itu Dia juga menyampaikan tarif angkutan laut mengalami penurunan sebesar empat persen,namun hal ini belum berlaku saat ini,karena masih banyak komponen yang harus dihitung,yang jelas angkutan laut turun empat persen.

Disinggung soal bila ada tarif angkutan yang melebihi harga batas atas,Dia tegaskan bahwa jika ada temuan dilapangan melakukan tarif lebih dari batas atas,maka dirinya akan mencabut ijin trayek dari angkutan tersebut”saya akan cabut ijin trayeknya bila ada tarif lebih dari standar yang sudah ditentukan,”tegasnya.(*ega)