Tembok Penahan Jalan Kupang Baun Amburuk

Media Group: Zonalinenews – Oelamsi,- Pekerjaan peningkatan  Jalan Kupang-Baun sekaligus pekerjaan tembok penahan bahu jalan di Kecamatan Nekamese dan Amarasi Barat Kabupaten Kupang yang baru di kerjakan pada 15 April  2014 lalu oleh perusahaan PT. Alam Indah Cendana Lestari (AICL), yang berasal dari  sumber dana APBD I sebesar 4.1 Miliar tembok penahan bahu jalan rusak parah.

Tembok penahan bahu jalan kupang baun ambruk

Tembok penahan bahu jalan kupang baun ambruk

Pantauan Zonalinenews Sabtu 24 Januari 2015, pukul 10.30 wita pada lokasi tersebut, jalan yang dikerjakan untuk menghubungkan Kecamatan Nekamese dan Amarasi Barat baru selesai di kerjakan pada bulan September lalu, sudah ambruk akibat  hujan lebat. Kerusakan terjadi pada tiga titik serta tembok penahan terputus kurang lebih 70 meter mengakibatkan ruas jalan sudah retak, bahkan satu titiknya nyaris ambruk , Banyak bibir aspal yang sudah mulai terbongkar.

Kornelis Upa salah seorang warga yang ditemui dilokasi mengatakan kondisi jalan sudah mulai rusak sejak awal tahun 2015 lalu, setelah hujan deras menguyur wilayaha sekitarmenagkibatkan jalan baru selesai dikerjakan , tapi rusak setelah hujan lebat menguyur. Kerusakan inipun terjadi karena pekerjaan diduga tidak berkualitas,”katanya.

Dikatakan, terdapat tiga titik tembok penahan jalan yang sudah ambruk dan kondisinya sudah parah.Untuk itu, harus diperbaiki karena masyarakat tidak menikmati jalan tersebut.” Kita butuh perhatian dari Kontrator mengerjakan untuk bisa memperbaiki, agar masyarakat menikmati, “Ungkapnya.

Dia mengatakan, bila tidak diperbaiki maka  kerusakan akan semakin parah , bisa mangakibatkan kecelakan bagi pengendara yang melintasi pada saat malam hari karena kondisi jalan tikungan.Untuk itu pekerjaan harus dikerjakan tanpa harus menunggu sampai ada korban kecelakaan,  baru diperbaiki.” Kita harap lebih cepat diperbaiki jangan sampai ada korban baru perbaiki karena sangat merugikan masyarakat terlebih pengendara, “Pintanya.

Sementara Arince Bait salah satu pengendara mengatakan sebagai pengendara mengharapkan perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas P ekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT untuk memerintahkan kontraktor pelaksana agar secepeatnya memperbaiki karena pekerjaaan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan.” Pemerintah Propinsi yang mengejerkan bisa memperhatikan sehingga kontraktor bisa perbaiki, karena kondisi jalan terancap putus,”katanya.

Dia mengatakan kuat dugaan pekerja tidak berkualitas sehingga pekerjaan baru selesai dikerjakan beberapa bulan sudah rusak.” Ini kemungkinaan pekerjaan dilakukan asal jadi sehingga kondisinya seperti saat ini, “Ujarnya.

Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Kupang Asal Partai NasDem Piter Takoy menyayangkan kerusakan ruas jalan dan tembok penahan tebing karena pekerjaannya baru habis dikerjakan dan belum berumur satu tahun sudah mulai rusak padahal uang yang digunakan untuk pembangunan cukup besar.” Sebagai wakil rakyat merasa kesal dengan kondisi jalan yang sudah mulai rusak,karena belum berumur satu tahun sudah mulai rusak, “tegasnya.

Dia mengharapkan agar pihak kontraktor harus memperbaiki agar masyarakat bisa menikmati proses pembangunan, tersebut karena uang tersebut merupakan uang pajak dari masyarakat.” Kita harap pemerintah dengan kontraktor berniat baik untuk perbaiki kerusakan karena tujuan pembangunan untuk masyarakat menikmati,”katanya. (*hayer)