25 Pasutri di Motaain dapat Akta Nikah dari Pengadilan

Media Group : Zonalinenews-Belu,- Sebanyak 25 pasutri warga motaain di pintu perbatasaan Negara Timor Lesta dan Indonesia mendapatkan akta nikah dan akta kelahiran dari pengadilan Negeri kelas 1A Atambua Kamis 12 Februari 2015.

ketua pengadilan Atambua pose bersama

ketua pengadilan Atambua pose bersama

Akta ini diberikan Pengadilan Negeri Atambau pada acara sidang keliling , Akta Nikah dan akta kelahiran anak atas kerja sama Pengadilan Negeri Kelas 1B Atambua Bank Negara Indonesia (BNI) serta Satgas Pamtas Yonif 514/R/9/2 Kostrad, dalam rangka mewujudkan identitas hukum di kecamatan Tasifeto Timur.

Ketua Pengadilan Negeri Atambua. Soesilo,SH,MH pada kesempatan tersebut menjelaskan melalui sidang ini dapat di memberi pencerahan hukum dan program pengadilan dalam rangka meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat dan membantu masyarakat kecil yg tidak mampu dalam hal pembiayaan .

Lanjutnya Sedangkan melalui pengadilan akan di kenakan biaya sebesar Rp 150.000 dengan kerja sama pihak Bank BNI dilihat dari prosesnya, karena sesuai faktanya dan membantu mengurangi biaya yang g akan di keluarkan oleh masyarakat . “ Sidang kali ini merupakan sidang yang kelima yang berlangsung di setiap kecamatan dengan dikoordinir oleh kepala Desa dan, pihak gereja untuk mengumpulkan masyarakat. Upaya ini menyadarkan masyarakat akan arti pentingnya hukum . Dalam bulan februari sudah 300 perkara yg di selesaikan jika warga ada kemauan pihaknya siap sidangkan, “katanya.

Hal senada juga dapat disampaikan oleh kepala Bank BNI Atambua,Meiners Y.Feoh mengatakan kegiatan ini merupakan bantuan Coorpored Sosial Respon Comunity (CSR) di desa Silawan dan Wedomu di fasilitasi oleh Bank . “ Saat ini jumlah yang di ajukan untuk pembuatan akta nikah dan akta kelahiran anak sebanyak 25 pasang. Tujuan kegiatan ini untuk menyadarkan masyarakat akan arti pentingnya hukum dan memacu kemauan masyarakat dan kegiatan ini berhasil berkat bantuan Coorpored Sosial Respon Comunity (CSR),” ungkap Foeh.

Salah seorang Pasutri , Jose Dasilva Tavares mengatakan , bangga dengan kegiatan yang di lakukan oleh Pengadilan Negeri Atambua dan Bank BNI , karena membantu masyarakat kecil . “ Biaya murah , karena jika kami harus mengurus lewat Catatan Sipil dan banyak biaya yg harus di keluarkan . Kita harus mengeluarkan biaya karena harus urus kesana kemari dengan biaya transport yang cukup besar , namun kami berterimaksih karena berkat bantuan pengadilan dan semua elemen yg membantu , sehingga kami dapat di sidangkan di Motaain menyangkut akta anak dan akta nikah dan kami mempunyai legalitas hukum yg jelas,”katanya.(*mery)