DPRD Tuding Bupati Yosni Lakukan Pembohongan publik

Media Group , Zonalinenews-Larantuka, – Pernyataan Bupati Floers Timur , Yoseph Lagadoni Herin, saat pelantikan direktur PDAM Flotim Petrus Pelen Lamanepa belum lama ini , yang menuturkan bahwa, adanya kemajuan dalam manajemen dan pelayanan air minum di kabupaten flores timur, merupakan suatu bentuk pembohongan publik. Hal ini disampaikan anggota DPRD Flores Timur Agustinus Boli dan Mikhael Hayon ketika di Hubungi zonalinenews pada Sabtu 14 Februari 2015 pukul 16.00 wita.

Mihkael Hayon

Mihkael Hayon

Agustinus Boli yang juga Ketua Badan Legislasi DPRD menuturkan, atas dasar apa bupati mengatakan adanya kemajuan pada perusahan Daerah Air Minum. “ Barometer apa yang digunakan untuk menyampaikan bahwa adanya perubahan pada PDAM? harus di ingat bahwa PDAM itu milik masyarakat flores timur bukan milik pemerintah daerah flotim. DPRD merupakan representasi dari masyarakat flores timur, sehingga ketika diundang untuk melakukan rapat, pemerintah semestinya datang, kenapa tida datang? ,”tegas Agus.

Lanjut Agus lagi, sebagai lembaga DPRD akan meminta BPK (Badan pemeriksaan keuangan daerah) atau lembaga independen lainnya untuk melakukan audit investigasi, karena Ada berapa kejanggalan, diantaranya pelayanan buruk, dimana masyarakat tidak menikmati air minum secara baik. “ Dengan melantik Petrus Pelen Lamanepa sebagai direktur PDAM, Bupati sudah mengangkangi perda nomor 2 tahun 2009 tentang tata kelola PDAM. Sehingga DPRD akan meminta penjelasan proses perekrutan, hingga penetapan direktur, ” ungkap Agus.

Apabila dalam proses investigasi dinyatakan cacat hukum, maka pihak DPRD akan melakukan penghentian penyertaan modal kepada PDAM. “ Harus diingat bahwa bukan profite yang diutamakan dalam mengelola PDAM, tetapi yang utama yakni pelayanan publik, sehingga PDAM jangan mementingkan profit , “ kata Agus.

Hal senada juga disampaikan anggota DPRD lainnya , Mikhael Hayon ketika dihubungi telpon terkait pernyataan Bupati Yoseph Lagadoni Herin saat melantik direktur PDAM Petrus Pelen Lamanepa. Menurut Mihkel, Pelantikan direktur PDAM, Bupati Yoseph Lagadoni Herin sedang melegitimasi bahwa penjabat sementara (PJS) yang dijalankan petrus Pelen Lamanepa selama ini berjalan dengan baik. “Bila dilihat, ternyata pelayanan jasa yang dilakukan pihak PDAM tidak becus, buktinya selama 6 bulan diri di Larantukan , begitu banyakanya pengeluhan mengenai pendistribusian air yang tidak becus,”jelas Mikhel.

Lanjut Mikhael, pernyataan Bupati jauh dari kenyataan , dan bupati ini melakukan pembohongan publik. “Itu omong kosong kalau adanya kemajuan dalam pendistribusian air minum kepada pelanggan air minum Karena pengeluhan datang terus menerus dari pelanggan air minum. Disamping itu juga, diduga adanya konspirasi terselubung yang dimainkan. Ada hal yang tidak baik dilakukan dalam internal PDAM, sehingga mau ditutup- tutupi, maka orang yang sama saja melamar dan ditetapkan sebagai direktur PDAM,” jelas Mikhael

Ia menambahkan , DPRD mendorong agar PDAM dilakukan audit investigasi, sehingga dikatehui selama 10 tahun yang dikatakan Bupati adanya kemajuan dapat diketahui , karena untuk propinsi NTT, dari tiga kabupaten kabupaten Flores Timur salah satu diantara PDAM yang dinyatakan kurang sehat. (*polce)