DPRD Tuding Empat Proyek Besar Di Kabupaten Kupang Asal Jadi

Media Group : Zonalinenews – Oelamasi,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), tuding emapat proyek besar yang berada di Kabupaten Kupang pekerjaanya asal jadi. Pasalnya, bertahun-tahun proyek ini sudah selesai dikerjakan tidak ada manfaatnya sama ssekali. “Empat proyek yang memakan anggaran sangat besar dan terkesan  asal kerja ini terdiri dari pekerjaan Landscape Rumah Jabatan (Rujab) Bupati, Wakil Bupati dan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang, Pekerjaan Drainase, pekerjaan Pagar Civic Center dan pekerjaan jalan perbatasan di Kecamatan Amfoang Timur. “Kata Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kupang, Jerry Manafe kepada wartawan diruang kerjanya, Senin 2 Februari 2015, puku 10.30 wita.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Jerry Manafe

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Jerry Manafe

Dikatakan,  pekerjaan Landscape Rujab yang memakan dana sebesar 5 Milyar pada tahun 2012 – 2013 ini bukan Landscape tetapi pekerjaan timbunan tanah putih putih saja. begitu juga dengan pekerjaan Drainase Multi Years dikerjakan pada tahun 2012 – 2013 sepanjang kurang lebih sembilan kilo meter dengan besar dana Rp 8,9 Milyar sangat tidak berfungsi karena pada saat musim hujan Drainase tersebut tidak berfungsi dan sudah hacur, sedangkan pekerjaan Jalan Perbatasan di Kabupaten Amfoang Timur yang dikerjakan pada tahun 2013 – 2014 dengan besar anggaran 11 Milyar lebih saat ini sudah rusak, dan pagar Civic Center  Oelamasi yang dikerjakan sejak tahun 2011 – 2013 dengan anggaran  kurang lebih 11 Milyar sangat asal jadi.

 

Menurutnya, empat proyek besar ini yang terutama berada pada lingkungan Civic Cebter Oelamasi sangat amburadul pekerjaannya. “Saya merasa dengan dan proyek yang begitu besar dan kondisinya  sesuai dengan hasil yang ada. Maka dari itu saya meminta untuk dari pihak BPKP, Kejaksaan dan pihak Polisi harus turun dan lihat keadaannya, karena semua pekerjaan proyek besal amburadul karena tidak ada unjung pangakalnya, “Kata Jerry.

Seuasai musim hujan katanya, DPRD akan turun untuk memantau seluruh pekerjaan yang ada di Kabupaten Kupang, pekerjaannya sudah sampai sejauh mana karena ini sangat merugikan rakyat. “Sebelum DPRD turun pantau semua proyek ini, DPRD akan bekerja sama dengan BPKP, Kejaksaan dan Polisi untuk turun dan periksa , melihat kembali apakah setelah dilakukan pembayaran dan di  semua pekerjaan ini setelah penyerahan Pre Hand Over (PHO) dan Final Handing Over (FHO) apakah sudah ada pemeriksaan apa belum, “Unkap Jerry.

Dia mengatakan, DPRD akan melakukan pemantauan untuk melihat kembali, apakah semua material dan volume serta sepesifikasi yang dikerjakan , sesuai atau tidak dengan perencanaan. Karena semua pekerjaan yang dananya sangat besar , tetapi sangat terkesan kerjanya asal jadi, ini sangat merugikan masayarakat. Pasalnya, dana yang digunakan untuk semua pekerjaan ini adalah dana dari masyarakat Kabupaten Kupang juga. “Saya sangat yakin bahwa semua pekerjaan ini ada banyak masalah yang terjadi pada semua pekerjaan ini. “tegasnya. (*hayer)