Hanif Minta Warga Belu Jadi TKI lewat Jalur Resmi

Medi Group : Zonalinenews-Belu,- Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia,  Hanif Dhakiri dan rombongan Duta Besar Norwegia untuk RI H.E Stick Traafiq Veronika, tiba di Bandar udara A . A Bere Talo Atambua, Sabtu 14 Februari 2015, Pukul 12.00 Wita.

Dari bandara Mentri M Hanif langsung meninjau lokasi bantuan, Presiden di kelompok Jokowi RI 1,yang sewaktu kunjungan presiden, memberikan bantuan langsung tunai di susteran Biara ST.Fransiska Kuneru . Setela itu kunjungan di lanjutkan ke Gereja Atapupu disambut dengan tarian dan ucapan selamat datang dalam bahasa daerah belu, dengan spanduk stop perdagangan anak dan menolak perdagangan orang.

Meteri Tenaga Kerja Indonesia , Hanif Dakiri beserta rombongan berkunjung ke Belu

Meteri Tenaga Kerja Indonesia , Hanif Dakiri beserta rombongan berkunjung ke Belu

Pantauan Zonalinenews , antusias masyarakat Paroki Atapupu menyambut kedatangan menteri dan rombongan. Dalam sambutannya Menteri Tenaga Kerja, M Hanif di Gereja Paroki Atapupu mengatakan , migrasi yang aman sangatlah penting karena terdapat bahaya dan resiko yang di hadapi bagi migrasi.

“Saya berharap agar semua pihak dan gereja terus mengadakan sosialisasi dengan melakukan migrasi yang aman dan jangan sampai orang Belu ke Malaysia tidak tau mau kerja apa . Pemerintah harus memperbaiki semua dengan memberikan informasi yang jelas dan jangan percaya akan calo dengan rayuan dan bujukan termaksud uang sirih pinang. “Berangkat keluar negeri harus lewat jalur resmi, karena pemerintah sudah melarang seponsor,para calo harus menjadi staf dari PJTKI dan tidak di perbolehkan lagi sehingga bila timbul masalah pemerintah bisa mengatasinya,” ungkap Hanif .

Dikatakannya, pemerintah melakukan sosialisasi terhadap perlindungan tenaga kerja , dan Presiden merumuskan prosesnya keluar negeri harus sederhana mudah dan aman. Melihat data yg ada hampir 80 persesn orang NTT berada di Malaysia. “Penempatan TKI ke Malaysia kedepan akan dilakukan 1 pintu pada jalur legal . “Malaysia hanya akan menerima TKI dari indonesia secara legal dan itu kesepakatan kedua belah pihak Indonesia dan Malaysia, dalam pertemuan bilateral minggu lalu.

 

“Kebanyakan warga NTT bermasalah di malaysia sebab mareka ada CB Visa dan hal ini yang membuat proses migrasi tidak aman,” Tegas Hanif.
Hanif menjelaskan , Perdana Mentri malaysia telah mentup CB visa dan akan melakukan pemulangan terhadap TKI , karena sakit dan lain hal . Dari NTT 388 TKI yang dipulangkan menggunakan kapal Angkatan Laut . “Kami akan terus melakukan pendataan TKI bermasalah yang di pulangkan , “jelas Hanif

Penjabat Bupati Belu,Drs.Wilhelmus Foni,Msi pada kesempatan itu menyampaikan agar menteri bisa membangun balai latihan kerja (BLK) serta membenahi PJTKI, kerana kualitas Sumber Daya Manusia yang cukup rendah , sehingga TKI kita mau menjadi hamba di Negeri orang. “Tingkatkan perhatian lebih terhadap perdagangan orang, “ Ujar Wilhelmus.

Duta Besar Norwegia H E.Stick pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa semua peraturan informasi yang benar tekait Tenaga kerja harus di lakukan. Presiden dan menteri harus terus bekerja sama dengan menolak migrasi perdagangan orang. (*mery)