Harga Karcis Naik Turis di Riung Kabur

Media Group –Riung,- Para pelaku parawista di Riung mengeluh soal Kebijakan kenaikan tarif retribusi karcis masuk dilokasi Destinasi Taman Wisata Air laut Riung 17 Pulau yang sebelumnya ditetapkan Konservasi Sumber Daya (KSDA) Riung Kabupaten Ngada sebesar Rp. 15.000 , namum saat ini mengalami kenaikan sebasar Rp. 100. 000 , kenaikan 6 kali lipat dari harga sebelumnya sangat memberatkan para pelaku wisata di Riung Kabupaten Ngada . Bukan hanya para pelaku yang terkena dampak kenaikanharga ini berimbas juga ke wisatawan mancanegara maupun domistik, Bahkan para truris harus kabur dari tempat wisata Riung karena mengetahui harga karcis mengalami kenaikan. Demikian diungkapkan, Ketua Koperasi Jasa Pramu Wisata Riung (Salewor) , Arifin Sage Sabtu 7 Februari 2015.

Pos restribusi KSDA

Pos restribusi KSDA

 

Dikatakannya, penetapan kenaikan harga karcis ini diduga tanpa melalui suatu kajian, dirinya selaku paluku wisata sangat dirugikan karena sesungguhnya  penetapan destinasi wisata tidak berlaku sama,misalnya destinasi wisata Danau Kelimutu , Pulau komodo itu tidak bisa disamaratakan dengan di Riung.

KSDA tiket

KSDA tiket

 

KSDA Riung dan Pemerintah Kabupaten Ngda terkesan memaksakan kehendak dengan kenaikan tarif ini, walaupun telah melakukan sosialisasi tentang kenaikan ini , kami sebagai masyarakat Riung sekaligus pelaku wisata menolak , dan tidak menyetujui kenaikan ini. “Kenaikan ini sangat dipaksakan karena kami sudah menolak tapi KSDA dan Pemerintah Ngada tetap melakukan kenaikan harga karcis,” ungkapnya.

Persoalan ini rencananya akan kami adukan ke DPRD Kabupaten Ngada karena dipaksakan akibatnya n kenaikan harga karcis ini , kujungan wisatawan Domestik maupun manca Negera berkurang, bahkan turis di Riung hampir tidak ada semenjak diterapkan keniakan harga karcis , sehingga Kerugian sangat kami rasakan selaku pelaku jasa.

Kami berharap , Pemrintah perlu melakukan penijuan kembali kebijakan pihaka Balai Konferasi KSDA karena Pememtapan yang memberatkan (* B1)