Irfan Pembawa Narkoba di Perbatasan Motaain Terancam Hukuman Mati

Media Group Zonalinenews-Belu,- Sidang kasus Narkoba (sabu-sabu) di Pengadilan Negeri Atambau Senin 16 Februari 2015 , terhadap Irfan pria yang berasal dari pulau Sumatra ditunda seminggu, Pasal penundaan sidang dikarenakan ancamannya hukum mati atau hukuman seumur hidup bagi pelaku pembawa sabu-sabau , atau minimal 20 tahun penjara . Untuk itu sementara waktu sidang yang dijadwalkan hari ini senin,ditunda karena masih menunggu hasil koordinasi dari kejaksaan agung. Walaupun terdapat sedikit tenggang waktu namun kita masih menunggu hasilnya,” katanya Kejaksaan Negeri Atambua Melalui kasie pidumnya, melalui kasie pidum M.Rizal,SH,MH.

pengadilan klas I B Atambua

pengadilan klas I B Atambua

Ketua Pengadilan Negeri Atambua Soesilo,SH,MH di temui wartawan mengatakan sidang di tunda tergantung jaksanya pihaknya tidak bisa memastikan tuntutan jaksanya,nanti dilihat saja sidang perkara dengan No.05/Pidsus 2015/PN.ATB dan pihaknya menunggu dan selalu siap
untuk sidang.

Sementara itu saat hendak sidang di Pengadilan Negeri Atambua menyampaikan bahwa untuk sementara sidang di tunda hingga tanggal 23 Februari 2015 mendatang , karena masih menunggu koordinasi dari Kejaksaan Agung .

Sidang kasus narkoba Irfan (24) kelahiran sumetera Medan yang diduga telah membawa sebuah tas di dalamnya berisi sabu- sabu sebanyak 2,2 kg dari wilayah Timor Leste dengan melewati jalur parbatasan RI-RDTL Motaain,yang jadwalnya hari ini, senin 16 februari 2015 disidangkan di Pengadilan Negeri Kelas 1B Atambua dengan agenda sidang tuntutan , namun sidang ditunda karena masih menunggu hasil dari Kejaksaan Agung. (*mery)