Kasus Dana Bansos Paul Mella saksi di Pengadilan Tipikor Kupang

Media Group,Zonalinenews – Kupang,– Tim kuasa hukum terdakwa kasus korupsi Dana Bansos di Kabupaten TTS. Mendatangkan empat orang Saksi dalam persidangan di Pengadilan (Tipikor) Kupang, Senin 16 februari 2015,Pukul 12.30 hingga 14.45 Wita. Di antaranya, Bupati TTS Drs. Paul Melan, Fredik Oematan saat itu sebagai Kabag Umum Sekda TTS, dan Gardon A. Banoet sebagai ketua komisi D DPRD TTS periode 2009-2014, dan Elda Nenabuk Sebagai ketua DPRD TTS Periode 2009-214.

Bupati TTS  Paul Mella beserta penasihan Hukum Freedom Radja usai sidang di pengadilan tipikor kupang

Bupati TTS Paul Mella beserta penasihan Hukum Freedom Radja usai sidang di pengadilan tipikor kupang

Dalam persidangan itu yang di pimpin Majelis Hakim Khairu Ludin, yang di damping dua anggota lainnya, Ida Bagus Dwyantara, dan Ansiri dan jaksa penuntut umum JPU Gultom Cs.

Di mana saat itu, Dalam keterangan bupati Drs. Paul Mela saat persidangan tidak tahu menau dengan adanya memo yang di keluarkan oleh wakil bupati saat itu, Dan semua memo itu di keluarkan tanpa sepengatahuan Bupati. Namun dalam keterangan Gardon dan Elda di saat itu hanya ikut sidangnya saja, setelah sidang langsung menyerahkan kepada pemerintah kabupaten TTS.

Tim Penasihat Hukum Trdakwa Martinus Tafui, Terkait pemberian hadiah dana Bantuan Sosial Pemerintah TTS (Bansos TTS) kini menjabat Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Benny Litelnoni sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Selain ada juga mantan Ketua DPRD TTS, Eldat Nenabu, Ketua Komisi D DPRD TTS dan Kadis PPKAD. “Keterangan sejumlah saksi tersebut patut didengarkan Hakim, untuk pemberkasan Tsk Martinus Tafui. Kami nanti kirimkan surat pemberitahuannya (Jadi saksi di Pengadilan Tipikor),” ungkap Tim Kuasa Hukum Terdakwa Martinus Tafui, Mell Ndaomanu, Eddy Djaha, Liven Rafael, Eric Mamoh.

Menurut Eddy Djaha, surat pemberitahuan untuk menjadi saksi lantaran nama-nama yang disebutkan itu perlu didengar keterangannya oleh hakim.

Menyinggung soal penyebutan nama Benny Litelnoni sebagai pemberi memo pencairan dana bansos saat sidang perdana Martinus, menurut Eddy Djaha, sesuai prosedur untuk menentukan langkah penegakkan hukum, prosedurnya adalah melakukan gelar pemberian saat itu.

Mell Ndaomanu menambahkan Pasalnya, jika dalam proses pemberkasan terhadap martinus Tafui yang telah berstatus terdakwa, apabila nama mantan Waakil Bupati juga turut disebut, maka unsur turut bersama-sama bisa terpenuhi. “Kalau dakwaan dua tersangka sama seperti itu, berarti tidak bisa membantah lagi, jika kasus ini terjadi karena turut bersama-sama,” kata Mell.

Merunut pada kronologis kasus tersebut, lanjut Mell, tidak menutup kemungkinan tersangka dalam kasus tersebut bisa bertambah. Namun untuk sementara, dakwaan dua tersangka itu harus diuji terlebih dulu di pengadilan sembari mengikuti fakta-fakta di persidangan. “Kita jangan mendahului fakta hukum, tapi kita ikuti dulu fakta persidangan,” ujarnya.
Untuk itu kami akan panggil lain karena yang menjadi saksi dalam persidangan ini ada sekitar 30  orang dan salah satu mantan Wabup TTS yang sekarang menjabatkan diri sebagai Wagub Benny Lotelnoni, “Tandas Mell. (*sari)