Lurah Fatululi, Rongki Rihi

Ketua LPMK Fatululi , Wajibkan Paparkan Visi Sebelum Terpilih

Media Group: Zonalinenews-Kupang,- Untuk mengetahui kualitas para calon dalam ajang pemilihan  Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) pada Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Lurah Fatululi menerapkan suatu metode pemilihan yang boleh dibilang unik. Pasalnya, dari beberapa calon ketua LPM dwajibkan memaparkan visi serta misi masing-masing.

Lurah Fatululi, Rongki Rihi

Lurah Fatululi, Rongki Rihi

Lurah Fatululi, Rongki Rihi, ditemui di sela-sela kegiatan tersebut, mengatakan, Ketua LPMK seharusnya mempunyai potensi dan kemampuan yang mumpuni, agar mampu bekerja untuk warga di kelurahan Fatululi. Olehnya, setiap calon yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua, diwajibkan memaparkan visi dan misinya. Hal ini sesuai aturan Kemendagri No. 9 Tahun 2007 tentang Pedoman Penataan Kelembagaan serta UU. No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Jangan asal-asalan memilih ketua LPMK karena LPMK mempunyai peranan penting dalam kelurahan. olehnya, untuk mendapatkan seorang ketua yang memiliki kemampuan yang baik, saya menerapkan metode baru dimana setiap calon wajib memaparkan visi serta misinya,” ujar Rongki.

Selain itu, menurut Rongki, ketua yang terpilih nantinya diwajibkan melakukan evaluasi setiap bulan agar masyarakat dapat mengetahui tentang sejauh mana tindak lanjut dari visi misi yang telah dipaparkan saat pencalonan.

Untuk para calon diusulkan oleh setiap RT dan  RW dimana setiap RW mengusulkan satu orang. Sehingga dari 13 RW terdapat tiga belas calon serta dua tokoh masyarakat yang dituakan ditunjuk sebagai tim formatur. Sedangkan untuk kriteria para calon wajib memenuhi kriteria yang telah ditentukan yakni, merupakan warga setempat, berijasah minimal SMA atau sederajat, tidak terlibat dalam Pertai Politik dan mau bekerja keras.

“Untuk Ketua yang terpilih nanti wajib melakukan evaluasi setiap bulan untuk melaporkan hasil kerjanya agar masyarakat juga tahu tentang kinerjanya. Kelurahan Fatululi terdapat 48 RT dan 13 RW sehingga dalam penyaringan terdapat tiga belas calon,” terangnya.

Lanjut Rongki, tugas LPMK boleh dibilang berat karena bergerak di semua bidang yakni, sosial, ekonomi dan sarana prasarana. Olehnya, butuh ketua atau anggota yang benar-benar bekerja keras dan setia mengabdi demi warga masyarakat di kelurahan. Apalagi, jelas Rongki, saat ini Kelurahan Fatululi masih memiliki ketunggakan dana PEM kurang lebih 25 % dari total dana Rp. 300 juta. Sehingga butuh seorang ketua LPMK yang memiliki kualitas.

“Saat ini Kelurahan Fatululi masih memiliki tunggakan dana PEM. Maka dari itu saya sangat mengharapkan kinerja ketua LPMK yang terpilih nanti dapat membantu saya dalam pengelolaan dana tersebut,” pungkasnya.

Rongki juga mengaku, sejauh ini dukungan dari RT dan RW masih sangat kurang. Olehnya, kedepannya dirinya menerapkan hal serupa dalam pemilihan ketua RT atau maupun ketua RW di Kelurahan Fatululi. (*amar)