KM Hikam diduga Selundupkan 5 Ton Solar

ZONA LINE NEWS, LARANTUKA,- Pihak Syabandar Larantuka Sabtu 14 Februari 2015 lalu , menerima surat permohonan pengisian minyak untuk Lembata 25 ton premium, surat permohonan tersebut ditandatangani oleh Kapten Almahrum Abdurhaman Idris. Dalam permohonan tersebut, tidak dicantumkan permintaan solar 5 ton. Keterangan ini disampaikan pelaksana harian (PLH) Syabandar Laut  Larantuka, Udin kepada wartawan 24 Februari 2015 di ruang kerjanya.

Kapal KM Hikam Dua  dan Mobil truk pertamina terbakar di pelabuhan Larantuka (foto Hokon Ilona)

Kapal KM Hikam Dua dan Mobil truk pertamina terbakar di pelabuhan Larantuka (foto Hokon Ilona)

Menurutnya, berdasarkan permohonan pengangkutan minyak untuk didistribusikan ke Larantuka pada sabtu 14 Februari 2015 lalu, terdapat 25 ton minyak jenis Premium. “ Itu sesuai permohonan yang diterima pihak syabandar, pada sabtu lalu terjadi pengisian minyak jenis premium 25 ton. Tidak ada permintaan lain selain premium, ”ungkap Udin.

Keterangan Pelaksan Harian (PLH) Syabandar Larantuka berbeda dengan keterangan salah satu sopir tanki minyak kepada wartawan di rumah sakit saat melihat korban di rumah sakit. Dari keterangan sopir pertamina Petrus Dias Kepada wartawan di RSUD Larantuka menuturkan, pada pagi hari sekitar pukul 09.00 wita hingga pukul 10.00 wita melakukan pemindahan minyak dari mobil yang dibawahnya ke kapal Hikam Dua untuk dibawah ke Lembata. “Saya memindahkan minyak 5 ton solar ke KM Hikam Dua dan sempat berbincang dengan masinis KM Hikam Dua, Alosius Key. Setelah melakukan pengisian minyak , dirinya langsung kembali menuju rumah di Balela, Larantuka.

Keterangan tersebut sama seperti keterangan Kapolres Flores Timur, Dewa Putu Gede, kepada wartawan. Berdasarkan data yang diperoleh KM Hikam Dua akan mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke lembata dengan total 25 ton terdiri dari 15 ton Solar, 5 ton Minyak tanah, dan 5 ton Premium. (*polce)