Petani Desa Benteng Tawa sedang merontok padi

Masyarakat Desa Benteng Tawa Gencar Bentuk Kelompok Tani

ZONALINENEWS-NGADA,- Dalam rangka peningkatan produktivitas pertanian dan mendukung program swasembada pangan. Masyarakat desa di Kabupaten Ngada gencar bentuk kelompok tani. Tidak ketinggalan juga di desa Benteng Tawa, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada akhir-akhir sedang gencar membentuk kelompok tani. Antusias untuk pembentukan kelompok banyak di lakukan di rumah warga Kamis 26 Februari 2015 Ketua Gabungan Kelompok Tani Benteng Tawa, Hendrikus Kenge dalam pertemuan dengan anggota kelompok tani ‘Tiku Talo’ menegaskan bahwa dengan membentuk kelompok tani, masyarakat bisa tahu teknik bertani dengan baik. Tidak lagi bertani ala lokal yang teknik bertaninya serampangan. Tanam begitu saja, tanpa ada pemupukan dan perawatan secara memadai.

Petani Desa Benteng Tawa sedang merontok padi

Petani Desa Benteng Tawa sedang merontok padi

”Untuk sukses dan unggul dalam bertani kita mesti tahu teknik pertanian yang baik. Untuk itu, masyarakat harus bentuk kelompok. Dan yang membina kelompok tani masing-masing nanti adalah PPL dan TNI-AD, dalam hal ini Babinsa Riung Barat. Mengapa didamping Babinsa, tanyanya. Karena Panglima TNI-AD sudah ada kerjasama (MoU) dengan Kementerian Pertanian. Dan nampaknya ke daerah hingga ke desa-desa ,” tandasnya.

Menurutnya, pembentukan kelompok tani saat ini tidak semudah membalikan telapak tangan. Bentuk kelompok tani saat ini, harus melalui mekanisme dan regulasi. ”Setelah bentuk kelompok tani, pengurus kelompok masing-masing harus daftar ke ketua Gapoktan desa dan juga harus diketahui kepala desa. Sehingga kepala desa bisa keluarkan SK kepada kelompok tersebut. Dengan demikian kelompok tani tersebut tidak ilegal, tapi dinyatakan legal atau sah dihadapan pemerintah baik di desa maupun kabupaten dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Ngada”, jelasnya.

Diharapkannya , setelah terbentuk dan dinyatakan sah, terkait dengan pupuk tidak akan mengalami kendala. Begitu juga dengan sarana-sarana pertanian lainnya, akan dibantu pemerintah. Dan kelompok harus punya kegiatan kerja, bukan hanya diam.(*intan)