Pelantikan Kepsek SDI Lindi Molor, Pejabat Yang Melantik Datang Terlambat

ZONALINENEWS-NGADA,- Sebagai sebuah profesi, jabatan kepala sekolah tetap tunduk pada regulasi. Apa yang ditugaskan kepada kepala sekolah hanya tugas tambahan saja. Ada saat untuk diberhentikan dan saat untuk pengangkatan, toh, segala sesuatu yang di muka bumi ini pasti ada waktunya, demikian penggalan kalimat yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kebudyaan Pemuda dan Oleh Raga (PKPO) Kabupaten Ngada melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Maraianus Palla, Jumat, 20 Februari 2014 pada acara serah terima jabatan Kepala Sekolah SDI Lindi.

Serah terima jabatan kepala Sekolah SD Lindi

Serah terima jabatan kepala Sekolah SD Lindi

Acara tersebut berlangsung di Aula SDI Lindi, Desa Benteng Tawa, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada. Sesuai SK Bupati Ngada No: 884/BK-DIKLAT/MR/TMRG tentang pemberhentian dan pengangkatan pengawas dan kepala sekolah lingkup kabupaten Ngada , Hermanus Gili sebagai Kepala SDI Lindi digantikan oleh Hilarius Loke menjadi Kepala SDI Lindi yang baru. Meski acara pelantikan ini molor waktunya , padahal sesuai jadwal pelantikan seharusnya berlangsung pukul 08.30 Wita, namum acara dilakasanakan tepat pukul 10.00 Wita, Alasan terjadi keterlambatan, pasalnya , Kepala Dinas atau yang mewakili masih dalam perjalan dari Bajawa menuju Lindi.

Pantuan Zonalinenews, Ketelambatan ini membuat , Aparat Desa, Babinsa Riung Barat bersama tokoh adat dan Dewan guru harus menunggu. Walaupun keluh dan kesah yang mengganjal, acara serah terima jabatan Kepala Sekolah tetap berlangsung.

Kepala dinas PKPO Kabupaten Ngada, Drs.Vinsensius Milo, MM melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Maraianus Palla sebelum mengukuhkan serah terima tersebut meminta maaf pada dewan guru dan para undangan atas keterlambatan dirinya bersama 3 staf PKPO yang turut hadir.

Dalam sambutannya, Palla mengatakan, sesuai tuntutan jaman yang terus maju, menjadi kepala sekolah harus memenuhi 6 kemampuan yakni kepemimpinan, kompetisi, transparansi, akuntabel, keterampilan dan supervisi. Kepala sekolah dalam implementasinya, harus menjadi inovator, reflektor, kompetitor, supervisor dan juga motivator. Tidak hanya itu pula, kepala sekolah harus benar-benar mengabdi sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Sebab jabatan sebagai kepala sekolah hanayalah tambahan dari profesi guru.

Dirinya mengucapkan selamat bertugas bagi kepala sekolah yang baru, dan selamat juga kepada Hermanus Gili sebagai mantan kepala sekolah SDI Lindi yang akan menjabat , Kepala Sekolah SDK Ruping Mok.

Kepada Desa (Kades ) Benteng Tawa, Amandus Yordanus dalam sambuatannya menggambarkan kondisi jalan dari Bajawa ke Lindi yang cukup parah sehingga dirinya, berharap, pejabat siapa saja yang kunjung ke Benteng Tawa dapat menyampaikan kondisi jalan serta situasi Desa Benteng Tawa yang kian terpinggir dari arus pembangunan dan penerangan. ”Sebagai kepala wilayah tingkat desa, saya turut mendukung kegiatan seperti ini. Apalagi melibatkan semua elemen masyarakat. Tapi, saya tetap berharap para pejabat yang kunjung ke desa benteng tawa bisa sampaikan atau ceritakan kondisi jalan ke desa kami yang dipelosok seperti ini,” pinta

Dikatakannya, sebagai Kades melihat persoalan yang terjadi disini, membuat dirinya dan aparat desa tidak hanya diam, namum dirinya mau mengatakan bahwa kondisi jalan dan penerangan dalamkondisi rusak, ” demikian imbuhnya.

Dirinya juga mengucapkan dukungan dan kerjasama bagi kedua kepala sekolah, yang dipindahkan ke SD Ruping Mok dan selamat datang kepada Kepala SD Lindi, selamat bertugas. (*intan)