Pengguna Narkoba di NTT 42 Ribu Orang

ZONALINENEWS –KUPANG,- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Aloysius Dengi Dando menyatakan, jumlah penyalagunaan narkoba di NTT saat ini mencapai 42 ribu orang. Dari jumlah tersebut, kata Alo Dando, di Indonesia terdapat 4,2 juta pengguna narkoba.

Kepala BNN Provinsi NTT, Drs. Aloysius D. Dando, MM

Kepala BNN Provinsi NTT, Drs. Aloysius D. Dando, MM

“Jumlah pengguna narkoba di provinsi NTT saat ini mencapai 42 ribu orang. Dan, secara keseluruhan di Indonesia mencapai 4,2 juta orang,” ungkap Alo Dando ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (26/2) .

Dikatakan Alo Dando, dari jumlah tersebut, BNN bakal merehabilitasi para pengguna narkoba. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar masyarakat dapat berperan aktif untuk melaporkan diri ke BNN atau pihak kepolisian agar bisa direhabilitasi. Untuk merehabilitasi para pengguna narkoba, maka kata Alo Dando, pihaknya juga bekerja sama dengan empat institusi lain yakni, Kepolisian, Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Tinggi, Kementerian Kesehatan. Pasalnya, BNN tidak bisa berdiri sendiri untuk memerangi peredaran narkoba di NTT.

Tak hanya merehabilitasi para pengguna narkoba, Alo Dando pun mengungkapkan, empat lembaga tersebut pun berperan sebagai tim assesmen. Tim tersebut, lanjutnya, bertujuan untuk memberantas pengguna narkoba di Indonesia, khususnya di NTT. Pihaknya memastikan, tidak akan ada proses hukum bagi pengguna narkoba yang melaporkan diri untuk dilakukan proses rehabilitasi.

Kendati demikian, kata dia, kesadaran masyarakat NTT untuk melaporkan diri masih rendah. “Kesadaran pengguna untuk berhenti dengan melaporkan diri kepada BNN atau polisi masih rendah,” ujarnya. Dikatakan Alo Dando, di NTT sudah ada 28 orang pengguna narkoba yang direhabilitasi di Lido, Bogor dan Sulawesi Selatan. “Dari 28 orang yang direhabilitasi saat ini, hanya 8 orang saja yang melaporkan diri,” pungkasnya. (*sari).