Safrudin Atasoge, Pembentukan Propinsi Flores Jangan di Jadikan Komoditas Politik

Media Group : Zonalinenews-Kupang,- Anggota DPD RI. Asal Propinsi NTT, Safrudin Atasoge meminta agar pembentukan Propinsi Flores harus berdasarkan kepentingan pendekatan pelayanan kepada masyarakat , tetapi bukan karena kepentingan politik , kepentingan perorangan untuk mencapai kekuasaan, bahkan kepentingan pengusaha untuk mendapatkan proyek. Demikian diungkapkan Aggota DPD RI, Safrudin Atasoge Kepada Zonalinenews usia berdiskusi pada acara  seminar sehari 4 pilar kebangsaan di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang , Sabtu 15 Februari 2015 Pukul 13.00 wita.

Pemateri III Hamsah Wulakada, mederator , pemateri II, Safrudin Atasoge, Dan pemateri I, Jhon Tubahelan

Pemateri III Hamsah Wulakada, mederator , pemateri II, Safrudin Atasoge, Dan pemateri I, Jhon Tubahelan

Dikatakannya, dirinya mendukung pembentukan Propinsi flores asalkan demi kepetingan pelayanan, pasalnya sebagai anggota komite satu DPD RI, dirinya mempunyai kewajiban mengawal dan mengusulkan persoalan ini , itupun bila pembentukan Propisni flores telah disetujui rakyat Flores dan usulan ini, ditanda tangani oleh Gubernur NTT. “Selaku senator dari NTT , dirinya mempunyai kewajiban untuk memperjuangkan hal ini, ”tegasnya.

Lanjutnya, semangat otonomi daerah atau semangat pemekaran adalah semangat pendekatan pelayanan kepada masyarakat, secara geografis Flores layak untuk djadikan Propinsi namum , itu juga harus dilakukan kajian secara mendalam , Jangan  sampai pemekaran hanya untuk komoditas politik , dan komoditas kekuasan belaka.

Dirinya menjelaskan , secara umum pemekaran Kabupaten di Indonesia banyak mengalami persoalan , dari pemekaran kabupaten di Indonesia yang berhasil hanya 20 persen , sedangkan 80 persen tidak berhasil . “ Pemekaran pada dasarnya diutamankan di daerah –daraeh kepulauan atau perbatasan , karena untuk pendekatan pelayan kepada masyarakat ,” tegasnya. (*tim)