Seni Budaya Ende, Lio, Nage Sare Pawe Menuju Ende Kota Pluralis

ZONALINENEWS-ENDE,- Panggung apresiasi seni budaya Ende Lio Sare Pawe yang di Ketuai, Amatus Peta sudah dua kali melakukan even seni budaya di kabuapten Ende tepatnya di lapangan Pancasila Ende. Dalam even seni budaya tersebut yang diselenggarakan setiap malam minggu oleh relawan pencinta seni budaya di ende dengan maksud agar menanam rasa cinta antara sesama manusia karena dalam budaya ada kasih dan sayang bahkan , ada cinta dengan semangat persaudaraan sejati.

amatus peta

amatus peta

Dikatakan Ketua Seni Budaya Ende Lio Sare, Amatus Pawe diruang kerjanya Jumat 20 Februari 2015 , latar belakang dalam menyelenggarakan malam seni budaya tidak menyimpang dari program Bupati dan Wakil Bupati karena tujuan dari penyelenggaraan peningkatan prestasi budaya masyarakat Ende, Lio dan Nage, bahkan tidak saja End, Lio dan Nage tetapi dalam panggung apresiasi seni budaya juga direncanakan untuk membuka ruang kepada budaya-budaya lainya seperti tarian Ngada, Manggarai, Larantuka, dan daerah- daerah lainya yang ada di ende untuk mengisi di malam pementasan seperti tarian adat, cerita rakyat dan lainya.

“Panggung seni budaya yang bertempat di jalan soekarno tepatnya di lapangan pancasila ende sudah di ketahui secara legal oleh pemerintah. Pada tanggal 7 Februari 2015 panggung apresiasi seni budaya telah diresmika, dan acara pembukaan, dibuka langsung oleh bupati Marselinus Y.W Petu,”ungkapnya.

Menurut Amatus, pentas seni budaya yang dilakukan secara rutinitas terhitung setiap malam minggu sudah begitu banyak pengunjung yang berdatangan, guna untuk menonton malam pentas budaya hal ini dibuktikan pada dua minggu kemarin, pengunjung yang datang tidak saja hanya menonton tetapi bagi penonton juga dikenakan karcis masuk dengan besaran bervariasi dari Rp1000- Rp 3000.

Lanjutnya, tujuan dari karcis, dilihat dari sisi edukasi masyarakat harus menghargai seni budaya kita , karena dengan menghargai budaya kita maka kita harus mendukung baik dari berbagai sisi dukungan salah satunya karcis,

amatus menambahkan karcis diperuntuhkan untuk membiayai operasional perawatan taman, sound sistem dan biaya lainya.

harapannya panggung apresiasi seni budaya di buat agar memberikan motivasi khususnya kepada orang muda  untuk tidak saja menjadi penikmat sejarah melainkan menjadi pelaku sejarah, tandasnya. (*rian)