Dana Sisa Untuk 12 Parpol Harus Dikonsultasikan Ke Gubernur NTT

ZONALINENEWS – OELAMASI, 12 Pimpinan Partai Politik (Parpol) minta pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, agar mengklarifikasi terkait dengan bantuan keuangan terhadap Parpol selama tiga bulan yang belum terealisasi hingga saat ini. “Dalam pertemuan tadi kita  mendapat suatu kesimpulan bahwa ada beberapa pemahaman bacaan regulasi yang harus di konsultasikan bersama – sama ke pihak Gubernur Nusa Tenggara  Timur (NTT), “Kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang Yosef Lede kepada wartawan usai melakukan rapat dengar pendapat antara DPRD, pimpinan Parpol dan Pemkab Kupang yang di hadiri oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Hendrik Paud, Rabu 11 Maret 2014 pukul 13.30 wita, di ruang kerjanya.

Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Yos lede

Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Yos lede

Menurut Yosef, dana tunggakan untuk bantuan keuangan terhadap Parpol selama tiga bulan, semenjak dilantiknya anggota DPRD Kabupaten kupang pada bulan 9 tahun 2014 lalu hanya tertingal 80 juta yang belum dibayar dari total dana 450 juta, sedangkan 350 jutanya sudah dibayar.

Hasil konsultasi ke Gubernur NTT kata Yosef, bisa dijadikan acuan agar anggaran sisa 80 juta ini bisa dibayar atau tidak. “Dana bantuan keuangan terhadap Parpol memang sudah sesuai aturan Undang – Undang (UU) tentang Parpol dan anggaran ini sudah ada setiap tahunnya dan sudah di bayar sebesar 350 dan yang belum dibayar hanya 80 juta saja yang belum bisa di eksekusi, “ungkapnya.

Dikatakannya, yang menjadi masalah dalam rapat , beberapa pimpinan parpol dan khususnya dari pimpinan Parpol PKPI Kabupaten Kupang , Anselmus Jogo bahwa di Provinsi dan Kabupaten/Kota lainya sudah bisa dilaksanakan pencairan. “Sementara di Kabupaten Kupang sendiri belum bisa dicairkan dana tersebut karena ada perbedaan regulasi yang dibacakan oleh pemerintah sesuai penjelasan Sekda Kabupaten Kupang sangat berbeda dengan yang di baca atau dipahami oleh pimpinan Parpol. Sehingga solusi tadi saya sarankan harus berkonsultasi terlebih dahulu ke Gubernur, itu sangat membantu kejalas masalah ini, “kata Yosef.

Dijelaskan, apa bila dana ini nantinya tidak dikembalikan ke kas negara maka jalan satu – satunya harus melakukun konsultasi ke Gubernur. Dan tentunya saat ini bisa , atau tidak dana  bantuan keuangan terhadap Parpol ini, bisa diselesaikan semuanya tentu, harus menunggu hasil dari konsultasi kita dengan Gubernur NTT sehingga hasil konsultasi nantinya dapat memperjelas semuan masalah ini. “Kita harus bisa menunggu saja dari hasil konsultasi karena semua ini ada perbedaan bacaan antara pimpinan Parpol dan pemerintah untuk masalah tersebut, “jelas Yosep. (*hayer)