Dinas Pertanian Dan TNI Sosialisai Di desa Benteng Tawa

ZONALINENEWS-NGADA,- Dinas Pertanian Ngada Siap Tingkatkan Produktivitas Petani di Desa Benteng Tawa Dalam rangka mendukung program swasembada pangan sebagai upaya pemerintah untuk peningkatan produktivitas pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Ngada adakan sosialisasi sehari bersama masyarakat di Aula Kantor Desa Benteng Tawa Sabtu, 21 Maret 2015 pukul 10.00-16.00 Wita.

Kegiatan Sosialisasi kepada warga dari  Dinas Pertanian Ngada, didampingi TNI  Kodim 1625 Ngada, Aparat Desa dan Ketua Gapoktan Desa Benteng Tawa

Kegiatan Sosialisasi kepada warga dari Dinas Pertanian Ngada, didampingi TNI Kodim 1625 Ngada, Aparat Desa dan Ketua Gapoktan Desa Benteng Tawa

Kegiatan yang dihadiri oleh pihak Dinas Pertanian dan utusan seorang aparat TNI melalui Kodim 1625 Ngada ternyata mendapat respon yang baik dari warga. Pantauan media ini, warga sangat senang bertatap muka secara langsung dengan pihak Dinas dan pihak TNI dari Kodim 1625 Ngada dalam hubungan timbal balik antara masyarakat dan pemerintah.

Kabid Pengelola Angagaran Dinas Pertanian, Ngada., Hubert Djelalu dalam penjelasannya mengatakan, dinas pertanian bersama TNI tak henti-hentinya bekerja sama dalam usaha memajukan kesejahteraan masyarakat petani Ngada pada umumnya dan Benteng Tawa pada khsususnya. Oleh karena itu, dalam usaha peningkatan produktivitas pertanian sebagaimana yang dicanangkan melalui program swasembada pangan yang meliputi peningkatan produktivitas padi, jagung dan kedelai senstiasa tidak sekedar program saja. Tapi, tetap dilaksanakan terus sampai ketingkat masyarakat desa yang notabene adalah petani.

Dirinya mengharapkan kerjasama yang baik dan partisipatif sehingga program tersebut bisa berjalan lancar dan berujung pada kesejahteraan masyarakat. ”Saya tetap berjuang dengan berbagai upaya. Sehingga produktivitas petani tahun ini meningkat dan juga butuh partisipasi aktif dari petani untuk terapkan teknis kelola lahan, pembibitan dan pemupukan secara baik dan benar. “Harus ubah kebiasaan dengan cara-cara teknis pertanian. Bukan tetap pada pendirian. Nah, bagaimana mau tingkatkan hasil kalau cara lama masih tetap dipakai. Ubah kebiasaan lama sesuai petunjuk pertanian dari PPL, Pendaping dan Gapoktani yang adalah wadah desa yang terdekat dengan masyarakat sendiri,”tegasnya.

Senada dengan paparan Djelalu, pihak TNI utusan Kodim 1625 Ngada, Ansel Nau mengatakan, hasil yang baik diperoleh dari kerjasama dan partisipasi yang baik pula dari masyarakat dan pihak pemerintah. Menurutnya terkait peran TNI dalam program swasembada pangan yang sedang dicanangkan itu terjadi karena ada MoU (Memorandum of Understanding) antara Kodim dan Dinas Pertanian di tingkat Kabupaten. Sedangkan pada level NKRI itu terjadi MoU antara Kementrian Pertanian dengan Panglima TNI sendiri. Ini bukan diluar yang sangat salah atau keliru. Tapi, memang atas perintah UU TNI. Bahwa tugas TNI bukan hanya perang tetapi juga ada tugas yang selain perang. ”Tugas TNI itu bukan hanya untuk perang, melainkan juga selain perang seperti aktif dalam keterlibatan sosial dalam bentuk kerjasama sebagai salah satu upaya bersama rakyat membangun negara ini, baik dari segi pertahanan maupun dari segi pangan, ”paparnya .

Untuk diketahui yang hadir pada kesempatan sosialisasi tersebut selain oleh pihak dinas pertanian dan aparat TNI, turut hadir juga PPL Benteng Tawa, Dion Rema, Ketua Gapoktan, Hendrik Kenge, Kades Benteng Tawa, Amandus Yordan, aparat desa lainnya dan para pengurus kelompok tani yang ada di desa Benteng Tawa. Berbagai usul saran dari warga dan penjelesan dari Dinas Pertanian akan direalisasikan dalam bentuk nyata di lapangan nanti (*Intan)