DPRD Kota Kupang Pertanyakan Hasil Pemeriksaan Dirut PT Sasando

ZONALINENEWS – KUPANG,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang pertanyakan hasil pemeriksaan Inspektorat Kota Kupang terhadap Direktur Utama (Dirut) PT Sasando Soleman Louk terkait dengan dugaan penyelewengan dana di PT Sasando sebesar 2 miliyar pada 2014 lalu sangat lambat.

Anggota DPRD KOta Kupang, Adrianus Tally

Anggota DPRD KOta Kupang, Adrianus Tally

“Pemeriksaan terhadap Dirut PT Sasdando oleh inspektorat sudah melalalui tahapan dari Kupang hingga pemerikasaan yang dilakukan oleh Inpektorat di Jakarta seharusnya sudah mendapat hasilnya, dan hasil pemeriksaan itu seharusnya saat ini sudah bisa di informasikan kepada Walikota Kupang, “Kata Sekertaris Komisi I DPRD Kota Kupang Adrianus Tally kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu 4 Maret 2015 pukul 11.30 wita.

Dikatakan, sebenarnya apa hasil pemeriksaan Inpektorat terhadap Dirut PT Sasando di Jakarta itu saat ini sudah bisa disampaikan kepada Walikota Kupang, sehingga Walikota sendiri bisa memberikan informasi kepada publik agar masyarakat bisa mengetahui  perssoalan apa yang terjadi terhadap managemen PT Sasando. Ia merasa selama 10 hari Inspektorat melakukan pemeriksaan di Jakarta seharusnya Inspektorat sendiri sudah bisa mengeluarkan hasilnya, apa bila pemeriksaannya sudah dilakukan sengkangkan hasil pemeriksaannya sendiri belum ada maka  semua ini menjadi pertanyaan kita.

DPRD juga harus mengetahui hasil pemerikasaan tersebut kata Adrianus, agar fungsi kontrol DPRD ini bisa berjalan dengan baik. Lambatnya keluar hasil pemeriksaan ini seolah – olah ada yang di sembunyikan dan ada yang ingin lindungi. Pasalnya, pemeberitaan ini dimedia – media selalu diikuti oleh masyarakat. Tetapi tiba – tiba saja kenapa khasus ini diam dengan sendirinya begitu saja. “Inspektorat seharusnya sudah bisa memberikan informasi kepada Walikota entah informasinya dilakukan secara tertulis atau secara lisan saja, sehingga bisa mengetahui persoalan yang terjadi pada PT Sasando sendiri sehingga Pemerintah juga bisa mengambil langkah – langka kedepan. Maka dari itu hasil pemerikasaan  Inpektorat selama 10 hari di Jakarta itu  apa yang didapati oleh Inspektorat segera disampaikan ke Pemerintah sehingga Pemerintah juga bisa memberikan informasi ke DPRD,  karena DPRD senndiri sangat ingin tahu sudah sejauh mana hasil pemeriksaan terhadap Dirut PT Sasando, “katanya.

Ia menambahkan, Inspektorat harus bisa terbuka atas hasil pemeriksaan tersebut sehingga khasus ini tidak terkesan seolah – olah ada ditutup – tutupi untuk melindungi oknum tertentu. Dan Pemerintah Kota Kupang sendiri sebenarnya tidak boleh diam dengan hasil pemeriksaan ini karena masyarakat sangat ingin tahu perkembangan dari khasus PT Sasando tersebut.

Sementara itu ditempat terpisah  Walikota Kupang Jonas Salean saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, hingga saat ini hasil pemeriksaan Inspektorat terhadap Dirut PT Sasando di Jakarta belum di dapatinya, karena hasil pemeriksaan itu masih dalam tahap penyusunan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). “Memang benar pemeriksaan yang dilakukan Inpektorat terhadap Dirut PT Sasando di Jakarta hanya 10 hari dan saat ini waktu pemeriksaannya sudah selesai tetapi sepulangnya pemeriksaan inspektorat di Jakarta, Inspektorat saat ini masih melakukan penyempurnaan data – data hasil pemerikasaan dari jakarta itu, “katanya. (*hayer)